Pekan Ini, Resources Alam Indonesia Buyback Saham 10%

PT Resource Alam Indonesia Tbk (KKGI) berencana melakukan pembelian kembali saham Perseroan (buy back saham). Rencana itu telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang telah digelar hari ini.

Sekretaris Perusahaan PT Resource Alam Indonesia Eric Tirtana mengatakan, buy back saham ini bertujuan untuk menaikkan harga saham dan juga menstabilkan harga saham perusahaan, “Buyback saham akan dilaksanakan dalam jangka waktu paling lama 18 bulan sejak tanggal persetujuan RUPSLB, “katanya di Jakarta akhir pekan kemarin.

Dia menuturkan, tadinya perseroan berencana melakukan buyback saham pada hari Jumat. Namun karena bursa libur Idul Adha, maka Buyback saham akan di lakukan mulai Senin awal pekan ini, tanggal 29 Oktober 2012.

Kata Eric, aksi korporasi buy back saham ini diatur dalam Undang-Undang Perseroan Terbatas yang mengatur pembelian saham maksimal 10% dari seluruh saham milik Perseroan atau sebanyak 100 juta lembar saham. Namun, menurut Eric bukan berarti Perseroan akan melakukan buyback sebanyak 10%. "Kami sudah siapkan dana dari kas internal sekitar Rp 200 miliar untuk melakukan buyback saham. Buyback akan dilakukan secara bertahap," tegas Eric.

Dia mengatakan, kondisi pasar keuangan global yang terjadi saat ini telah memicu kondisi perekonomian yang tidak mendukung pergerakan harga pasar efek yang wajar dan berpotensi menimbulkan krisis ekonomi yang bersifat sistemik. Pada saat ini pergerakan saham Perseroan mengalami penurunan yang cukup signifikan hingga 60%. "Secara fundamental, profitibilitas Perseroan kami rasa baik, seperti marjin, ROE, ROA kami juga bagus, dan kami juga tidak punya hutang bank. Intinya buyback yang kami lakukan untuk mensupport harga saham KKGI," tegas Eric. (bani)

BERITA TERKAIT

Laju IHSG Awal Pekan Terkoreksi 0,65%

Mengakhiri perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (16/7) awal pekan kemarin, indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup melemah…

Ikhtiar Melihat Indonesia-Tiongkok Secara Benar

Oleh: Edy M Yakub Melihat dan mendengar adalah dua kata yang berbeda dan perbedaan keduanya juga mengandung makna yang sangat…

BPS Nilai Mulai Terjadi Pemerataan di Indonesia

    NERACA   Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk Indonesia yang diukur oleh Gini…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Rencana Perubahan Lot Saham - APEI: Perlu Ada Kesiapan Anggota Bursa

NERACA Jakarta – Rencana direktur utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Inarno Djajadi bersama tim menurunkan jumlah satu lot jadi…

Pacu Nilai Tambah di Sektor Hilir - MGRO Bangun Pabrik Senilai Rp 330 Miliar

NERACA Jakarta – Mengantungi dana segar dari IPO, PT Mahkota Group Tbk (MGRO) akan berinvetasi sebesar Rp 330 miliar membangun…

Kembangkan Ekspansi Bisnis - NFC Indonesia Buka Peluang Untuk Akuisisi

NERACA Jakarta – Debut perdana di pasar modal, harga saham PT NFC Indonesia Tbk (NFCX) langsung dibuka menguat 49,73% pada…