Bidik Pasar Baru, Telkom Ekspansi Ke Timor Leste

NERACA

Jakarta -PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) berencana melakukan ekspansi bisnis melalui anak usahanya lain yaitu PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin). Anak usaha Telkom tersebut siap mengadakan layanan global system for mobile communication (GSM) dan 3G di Timor Leste. Investasi anak usaha perseroan kurang lebih dari US$50 juta untuk lima tahun pertama.“Telin akan menyediakan layanan lengkap di Timor Leste dengan dukungan kuat dari Telkomsel. Telin menyediakan layanan inti dalam bentuk wireless broadband, solusi bisnis, dan gaya hidup digital,” jelasnya.

Menurut Arief, Telin juga akan memberikan layanan berbasis jaringan, seperti serivs data dan transit internet protocol melalui anak usahanya Telkomsigma telah mengakuisisi data center di Sentul, Jawa Barat.

Lebih lanjut Arief Yahya menuturkan, pihaknya berencana memiliki 24.000 meter persegi data center. Di samping itu, saat ini perseroan juga sedang melakukan pembicaraan dengan beberapa perusahaan telekomunikasi mancanegara untuk menjajaki perluasan bisnis di kawasan regional. Namun belum mencapai kesepakatan apa pun.

Arief menambahkan, jumlah total pelanggan grup Telkom saat ini mencapai 147 juta pelanggan hingga kuartal ketiga 2012. Komposisi pelanggan itu antara lain jumlah pelanggan seluler meningkat sebesar 16,6% dibandingkan periode tahun lalu menjadi 121,5 juta pelanggan. Tahun ini jumlah tambahan pelanggan sebesar 14,6 juta pelanggan dengan rincian 2,1 juta. Jumlah itu merupakan pelanggan pasca bayar dan sebanyak 119,3 juta pelanggan merupakan pelanggan pra bayar.

Kinerja Perseroan

Hingga kuartal ketiga 2012, perseroan mencatat mengalami kenaikan laba sebesar 20,60% atau sebesar Rp14,13 triliun dibanding periode yang sama pada tahun sebelumnya yang hanya mencapai Rp11,70 triliun. Kenaikan laba tersebut didorong dari kenaikan pendapatan sebesar 7,6% menjadi Rp56,86 triliun hingga kuartal ketiga 2012 dari kuartal ketiga 2011 sebesar Rp52,83 triliun. Sementara laba periode berjalan mengalami kenaikan menjadi Rp10 triliun pada kuartal ketiga 2012 dari kuartal ketiga 2011 sebesar Rp8,38 triliun.

Perseroan mencatatkan kenaikan beban operasi, pemeliharaan dan jasa telekomunikasi sebesar Rp12,84 triliun hingga kuartal ketiga 2012 dari kuartal ketiga 2011 sekitar Rp12,56 triliun. Selain itu, perseroan mencatatkan kenaikan rugi selisih kurs naik menjadi Rp297 miliar pada kuartal ketiga 2012 dari kuartal ketiga 2011 sebesar Rp40 miliar. Laba sebelum pajak penghasilan naik menjadi Rp18,82 triliun pada kuartal ketiga 2012 dari kuartal ketiga 2011 sebesar Rp15,74 triliun.

Laba bersih per saham dasar naik menjadi Rp520,34 pada kuartal ketiga 2012 dari kuartal ketiga 2011 sebesar Rp427,03. Liabilitas perseroan naik menjadi Rp42,63 triliun pada 30 September 2012 dari posisi 31 Desember 2011 sebesar Rp42,07 triliun. (lia)

Related posts