Sekilas Perencanaan Tata Ruang

NERACA

Perencanaan tata ruang (bahasa Inggris: spatial planning) merupakan metode-metode yang digunakan oleh sektor publik untuk mengatur penyebaran penduduk dan aktivitas dalam ruang yang skalanya bervariasi.

Perencanaan tata ruang terdiri dari semua tingkat penatagunaan tanah, termasuk perencanaan kota, perencanaan regional, perencanaan lingkungan, rencana tata ruang nasional, sampai tingkat internasional seperti Uni Eropa.

Salah satu definisi awal perencanaan tata ruang diambil dari European Regional/Spatial Planning Charter (disebut juga Torremolinos Charter), yang diadopsi pada 1983 oleh Konferensi Menteri Eropa yang bertanggung jawab atas Regional Planning (CEMAT). Definisi itu berbunyi: "Perencanaan tata ruang memberikan ekspresi geografis terhadap kebijakan-kebijakan ekonomi, sosial, budaya, dan ekologis. Perencanaan tata ruang juga merupakan sebuah ilmu ilmiah, teknik administrasi, dan kebijakan, yang dikembangkan sebagai pendekatan lengkap dan antar-ilmu, yang diarahkan kepada pengembangan regional dan organisasi fisik terhadap sebuah strategi utama."

Di Indonesia konsep perencanaan tata ruang mempunyai kaitan erat dengan konsep pengembangan wilayah. Konsep pengembangan wilayah telah dikembangkan antara lain oleh Sutami pada era 1970-an, dengan gagasan bahwa pembangunan infrastruktur yang intensif akan mampu mempercepat terjadinya pengembangan wilayah, juga Poernomosidhi (era transisi) memberikan kontribusi lahirnya konsep hierarki kota-kota yang hirarki prasarana jalan melalui Orde Kota.

Selanjutnya Ruslan Diwiryo (era 1980-an) yang memperkenalkan konsep Pola dan Struktur ruang yang bahkan menjadi inspirasi utama bagi lahirnya UU No.24/1992 tentang Penataan Ruang.

Pada era 1990-an, konsep pengembangan wilayah mulai diarahkan untuk mengatasi kesenjangan wilayah, misal antara KTI dan KBI, antar kawasan dalam wilayah pulau, maupun antara kawasan perkotaan dan perdesaan. Perkembangan terakhir pada awal abad millennium, bahkan, mengarahkan konsep pengembangan wilayah sebagai alat untuk mewujudkan integrasi Negara Kesatuan Republik Indonesia. (agus/dbs)

BERITA TERKAIT

Berikan Penghasilan Tambahan - Gojek Latih Ratusan Ibu-Ibu Muslimat NU Bogor

Guna meningkatkan daya saing Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) serta memberikan peluang pendapatan tambahan bagi kaum perempuan di Bogor,…

Optimalisasi Dana Bergulir - LPDB KUMKM Rekomendasikan Pembentukan BLUD dan Jamkrida

Optimalisasi Dana Bergulir LPDB KUMKM Rekomendasikan Pembentukan BLUD dan Jamkrida NERACA Tangerang - Lembaga Pengelola Dana Bergulir - Koperasi, Usaha…

Reklamasi teluk, Solusi Jakarta menuju Global city

sukses Uni Emirat Arab  membangun Palm Island di lepas pantai kota dubai dengan gedung al burj, yang menjadi ikonnya. Banyak…

BERITA LAINNYA DI

Fokus Kesehatan, Sosial, dan Ekonomi

Fokus Kesehatan, Sosial, dan Ekonomi  Dalam pengoperasian Wisma Atlet sebagai lokasi penanganan corona, BUMN akan menerjunkan tenaga kesehatan yang dimiliki…

Dukung Gaya Hidup Sehat - SCG Fasilitasi Pipa Air Bersih Bagi Warga Sukabumi

Pandemik Covid-19 tengah menjadi sorotan di seluruh penjuru dunia, pemerintah Indonesia telah menginstruksikan agar seluruh masyarakat mendukung upaya pencegahan sebaran…

Perangi COVID-19 - BCA Donasikan Alat Medis ke Sejumlah Rumah Sakit

Komitmen BCA untuk turut memerangi penyebaran COVID-19 terus digalakkan. Setelah memberikan bantuan berupa donasi alat medis kesehatan yang bekerjasama dengan…