Memilih Rumah Mungil - Punya Nilai Investasi yang Menjanjikan

Melihat perkembangan properti, memang seperti melihat pertumbuhan yang tiada hentinya. Investasi di bidang properti sangatlah menjanjikan, tidak hanya menjanjikan untung yang berkali-kali lipat, investasi juga menawarkan banyak keuntungan lainnya.

NERACA

Siapa yang tidak ingin memiliki tanah yang sekarang bisa menjadi investasi yang sangat baik. Namun banyak orang yang tidak melihat keuntungan ini, bahkan rumah mungil jarang ditengok oleh sebagian orang, padahal rumah mungil sebenarnya tetap memiliki nilai investasi yang cukup baik.

Saat ini hampir semua pengembang menawarkan kavling atau produk rumah mungil, karena tingginya kebutuhan masyarakat akan rumah/tempat tinggal, maka hanya dalam waktu singkat mampu terjual ratusan unit rumah.

Masalahnya, banyak pengembang memanfaatkan momentum tersebut dengan membangun rumah mungil dengan fasilitas dan lingkungan yang ala kadarnya seperti yang selama ini kita kenal, yaitu Rumah Sangat Sederhana (RSS).

Mendeskripsikanrumah mungildengan kondisi seperti itu sudah waktunya diubah. Konsumen adalah raja, manusia juga yang selayaknya diberikan yang terbaik. Rumah harus indah, sehat, dan bersahabat dengan lingkungan. Itulah kata kunci membangun rumah ukuran apa pun, termasuk membangun atau memilih rumah mungil.

Indah tidak harus selalu mahal. Kreativitas desain yang arif dan cerdas dari seorangarsitekjustru mampu mewujudkan rumah mungil yang hemat bahan bangunan dan menyiasati segala keterbatasan, baik dana maupun lahan.

Konsep indah dapat diterjemahkan dalam bentuk denah rumah yang lugas dan mudah pemeliharaannya. Keterbatasan lahan mendorong pembangunan rumah mungil bertingkat. Carport, teras, dan taman depan difungsikan sebagai ruang tamu, ruang bermain anak, parkir kendaraan, bahkan rapat RT/RW.

Ruang dalam dioptimalkan sebagai ruang keluarga dan ruang makan. Fungsi ruang keluarga, ruang belajar, dan kamar tidur anak-anak juga dapat ditempatkan di lantai atas hingga ke kolong atap. Taman dan teras belakang dimanfaatkan sebagai ruang makan terbuka, ruang keluarga, dan ruang belajar anak, dengan waktu berbeda.

Kamar mandi merupakan ruang yang memerlukan penanganan dan pemeliharaan khusus, mulai utilitas sanitasi, peranti utama, dan pemilihan bahan. Bahan lantai dari keramik atau teraso bertekstur kasar dimaksudkan agar tidak terpeleset dan berukuran kecil untuk memperluas kesan ruang. Keterbatasan luas dapat dibuat kamar mandi kering dengan shower box tertutup berdinding kaca atau tirai plastik.

Konsep umum rumah menyediakan kamar tidur dan kamar mandi pembantu di belakang, di bawah, atau di atas dekat ruang servis, mencuci, dan menjemur. Kini desain ruang servis, mencuci, dan menjemur, kamar tidur dan kamar mandi pembantu serta dapur kotor ditempatkan di bagian depan rumah, bersebelahan dengan ruang keluarga menghadapcarport.

Tampilan artistik rumahtidak membutuhkan bahan mahal. Dinding rumah dari batako dan batu bata dengan penyelesaian dinding ekspos atau kombinasi plesteran atau kamprotan dengan pengerjaan hati-hati dan rapi, atau dapat pula memakai dinding pelat baja. Keramik KW-2, KW-3, atau teraso yang unik juga tak kalah menariknya mempercantik lantai rumah. Ketidakpresisian bahan masih dapat disiasati.

Isi perabotan rumah harus serbaguna, sesuai dengan prioritas kebutuhan keluarga, dan proporsional antara ukuran perabot dan luas ruang. Meja, sofa, dipan, bawah wastafel, hingga kolong tangga dioptimalkan sebagai tempat penyimpanan barang dan tersebar sesuai dengan kebutuhan fungsi ruang sehingga tidak perlu membuat gudang.

Penyelesaian lantai, dinding, dan perabotan dengan warna dan/atau bahan senada pada ruang luar hingga ruang dalam memberikan kesan luas ruang imajiner. Gradasi perpaduan warna yang tepat di setiap ruang juga turut mempengaruhi kesan luas ruang sekaligus memberikan efek psikologis kepada penghuni rumah. Kesatuan tema dan warna akan membantu rumah terkesan teratur dan lapang, antara lantai, dinding dan perabotan, dan atap plafon.

BERITA TERKAIT

Konsolidasi Hotel BUMN Masih Dicari Skemanya

Konsolidasi Hotel BUMN Masih Dicari Skemanya NERACA Jakarta - PT Hotel Indonesia Natour (Persero) mengungkapkan saat ini masih terus dicari…

Empat Solusi Tambah Kuota Rumah Subsidi 2020

Empat Solusi Tambah Kuota Rumah Subsidi 2020 NERACA Jakarta - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia bidang properti mengusulkan empat…

Tahun Pascapemilu, Kinerja Properti Apartemen Masih Tertekan

Tahun Pascapemilu, Kinerja Properti Apartemen Masih Tertekan   NERACA Jakarta - Senior Associate Director Colliers International Indonesia (konsultan properti) Ferry Salanto…

BERITA LAINNYA DI HUNIAN

“Omnibus Law” dan “OSS” Diharapkan Percepat Pembangunan Hunian

“Omnibus Law” dan “OSS” Diharapkan Percepat Pembangunan Hunian   NERACA Jakarta - Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin harap Rancangan Undang-undang (RUU)…

Konsep ”Co-Living” Mulai Digemari Milenial di Tengah Lesunya Properti

Konsep ”Co-Living” Mulai Digemari Milenial di Tengah Lesunya Properti  NERACA Jakarta - Sektor properti diperkirakan banyak pengamat sedang dalam kondisi…

Asosiasi Pengembang Sebut Corona Bisa Pengaruhi Properti

Asosiasi Pengembang Sebut Corona Bisa Pengaruhi Properti   NERACA Jakarta - Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Real Estate Indonesia atau…