Adhi Karya Hanya Garap Tiga Jalur Monorail

NERACA

Jakarta –PT Adhi Karya Tbk (ADHI) masih terus serius menggarap proyek monorail senilai Rp 3,7 triliun, meskipun perseroan hanya menggarap tiga jalur monorail dari target semula empat jalur sepanjang 60,55 KM.

Sekretaris Perusahaan PT Adhi Karya Tbk, Amrozi Hamidi mengatakan, manajemen telah melakukan pertemuan dengan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahja Purnama pada akhir pekan lalu. Perseroan diminta menyelesaikan kajian proyek itu dalam tiga bulan, “Dalam tiga bulan kami diminta untuk mengkaji dan koordinasi dengan dinas terkait termasuk dinas tata ruang dan dinas perhubungan,”katanya di Jakarta, Senin (22/10).

Lebih lanjut dia mengatakan, pihaknya akan mengarap tiga jalur dalam proyek monorail. Pada jalur pertama, perseroan akan menggarap jalur sepanjang 14,4 KM dengan jalur Kuningan, Senayan, Palmerah. Jalur kedua sepanjang 12,8 KM dengan jalur Cawang Gatot Subroto-Grogol-Harmoni. Jalur ketiga sepanjang 13,6 KM dengan jalur Cawang Atas-Senen-Mangga Dua-Ancol.

Amrozi menambahkan, konstruksi jalur pertama diharapkan dimulai pada Juni 2013. Jalur pertama diharapkan selesai pada Desember 2014. Konstruksi jalur kedua akan dimulai pada Januari 2014 dan selesai pada Desember 2015. Jalur ketiga akan dikerjakan pada Juni 2014 dan selesai Juni 2015. "Untuk jalur kedua akan operasi pada Januari 2016 dan ketiga akan operasi pada Juli 2016," kata Amrozi.

Dana pengerjaan proyek monorail ini sekitar Rp11,5 triliun. Pendanaan proyek monorail sekitar 30% dari ekuitas dan 70% perbankan. Amrozi menuturkan, perseroan diminta untuk menyiapkan proposal pendanaan dalam waktu tiga bulan. "Kami sedang menjajaki penjajakan untuk pinjaman perbankan. Diharapkan pendanaan dari bank BUMN dan BUMD," ujar Amrozi.

Asal tahu saja, PT Adhi Karya Tbk akan membentuk konsorsium dengan beberapa BUMN untuk melanjutkan pembangunan monorail di Jakarta. Konsorsium tersebut nantinya akan menjadi pemegang saham baru PT Jakarta Monorail, dimana perseroan mengincar 30% dari saham perusahaan tersebut.

Direktur Utama ADHI Kiswodarmawan pernah bilang, pihaknya akan mengajak PT Industri Kereta Api Persero dan PT Len Industri Persero untuk membangun monorail. Dimana, nantinya Industri Kereta Api (Inka) akan menjadi penyedia kereta, sedangkan Len untuk elektrifikasi sistem kereta.

Persiapan konstruksi monorail ini, lanjut Kiswodarmawan, diperkirakan membutuhkan waktu 2,5 tahun dengan masa konsesinya sekitar 30 tahun. Monorail diproyeksikan akan beroperasi penuh pada 2015 mendatang. Untuk tarif, penumpang akan dikenakan biaya Rp9.500 per orang, namun bila ada subsidi pemerintah maka biayanya Rp9.000. Selain itu, kapasitas gerbong monorail ini dapat menampung 200 orang dengan kapasitas angkut 77.500 orang per arah per hari serta setiap empat menit kereta monorail akan datang. (bani)

BERITA TERKAIT

CPPD Sukabumi Berhasil Tarik PKB Sebesar Rp 104.578.000 - Lakukan Opgab Tiga Hari

CPPD Sukabumi Berhasil Tarik PKB Sebesar Rp 104.578.000 Lakukan Opgab Tiga Hari NERACA Sukabumi - Cabang Pelayanan Pendapatan Daerah (CPPD)…

ADHI Baru Serap Obligasi Rp 966,73 Miliar

PT Adhi Karya Tbk (ADHI) baru menggunakan dana hasil penerbitan obligasi berkelanjutan II Tahap I Tahun 2017 sebesar Rp966,73 miliar…

Presiden Ketiga RI - Isi Kemerdekaan Dengan Karya Nyata

Bacharuddin Jusuf Habibie  Presiden Ketiga RI Isi Kemerdekaan Dengan Karya Nyata Jakarta - Presiden ketiga RI Bacharuddin Jusuf Habibie mengatakan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Terbitkan Obligasi Rp 2 Triliun - KAI Tawarkan Kupon Bunga Hingga 8%

NERACA Jakarta – Danai pengembangan ekspansi bisnisnya dan termasuk peremajaan armada, PT Kereta Api Indonesia (Persero) berencana menerbitkan obligasi I…

Laba Bersih Hartadinata Tumbuh 28,4%

NERACA Jakarta – Sepanjang kuartal tiga 2017, PT Hartadinata Abadi Tbk mencatatkan laba bersih sebesar Rp 95 miliar atau naik…

KPEI Sosialisasikan Kualitas Agunan

Demi meningkatkan kehatian-hatian transaksi, PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) menyelenggarakan sosialisasi kepada para anggota kliring mengenai peningkatan kualitas agunan.…