Sarana Tunas Bidik Pendapatan 5% Dari Jasa Pengelolaan

PT Sarana Tunas Pratama Tbk (SUPR) akan memberikan jasa pengelolaan kepada anak usahanya, PT Sarana Inti Persada. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Senin (22/10).

Dalam penjelasannya, disebutkan dengan memberikan jasa pengelolaan kepada anak usaha. Nantinya perseroan akan mendapatkan uang jasa sebesar lima persen dari total pendapatan SIP tiap bulan. Perseroan dan SIP telah menandatangani management agreement. Di mana perseroan akan memberikan jasa pengelolaan terhadap SIP dan membantu SIP menjalankan kegiatan usahanya.

Dengan transaksi ini, diharapkan perseroan dapat mengoptimalkan sumber daya dan aset yang telah dimiliki oleh SIP dengan pengelolaan yang baik dan benar sehingga menghasilkan keuntungan yang maksimal. Hal ini juga dilakukan untuk memastikan kegiatan usaha SIP dijalankan dan dikelola dengan menggunakan keahlian menejemen dan teknikal yang baik dan tepat seperti yang selama ini telah diterapkan oleh perseroan. (bani)

BERITA TERKAIT

WSBP Raih Kontrak Anak Usaha Pertamina

PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) mengantungi kontrak baru dari anak usaha PT Pertamina yakni, PT Pertamina Trans Kontinental (PTK)…

Pefindo Beri Peringkat A- MTN Tridomain

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin menegaskan peringkat A- untuk surat utang jangka menengah (medium…

Plaza Indonesia Agendakan Rights Issue

Perkuat modal guna mendanai ekspansi bisnis, PT Plaza Indonesia Realty Tbk (PLIN) menyiapkan aksi penambahan modal dengan hak memesan efek…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Sistem ERP SystemEver Pacu Bisnis Distribusi Alkes

Perusahaan distribusi alat kesehatan (Alkes) memegang peranan yang krusial di era industri 4.0. Tantangan mereka bukan hanya menjawab kebutuhan layanan…

Tingkatkan Kualitas Bisnis - BTN Fokus Kualitas Kredit dan Penghimpunan DPK

Tahun ini, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk(BBTN) memilih berfokus meningkatkan kualitas bisnis dengan menggenjot kualitas kredit dan penghimpunan tabungan.…

Ketika Mimpi Itu Terwujud Sebelum Ada Penyesalan

Hambali (58) hanya bisa meratapi masa pensiunnya dengan penuh penyesalan karena di usianya yang sudah tidak lagi muda belum memiliki…