Mengenal Wayang Kulit yang Melegenda

NERACA

Kebudayaan merupakan salah satu warisan bangsa yang setiap Negara miliki. Kebudayaan telah timbul dari awal peradaban manusia atau awal mula peradaban suatu tempat, jadi kebudayaan menjadi turun-temurun dan menjadi bagian dari sejarah dalam sebuah bangsa.

Kebudayaan memang harus terus kita jaga dan kita lestarikan keberadaannya, kita pun harus terus memperkenalkannya kepada bangsa asing dan yang terlebih kepada bangsa kita sendiri, agar kita mengetahui kebudayaan asli bangsa kita. Menjaga keberlangsungan kebudayaan menjadi tanggung jawab kita bersama.

Salah satunya seni juga kebudayaan yang melegenda adalah wayang kulit. Wayang kulit memang tidak dianggap sebagai seni dan kebudayaan saja, namun lebih dari itu, wayang kulit sudah menjadi pedoman hidup dan pembelajaran hidup masyarakat Jawa khususnya.

Wayangkulitadalah seni tradisional Indonesia yang terutama berkembang di Jawa. Wayang berasal dari kata 'MaHyang' yang artinya menuju kepada roh spiritual,dewa, atauTuhanYang Maha Esa. Ada juga yang mengartikan wayang adalah istilah bahasa Jawa yang bermakna 'bayangan'. Wayang kulit dimainkan oleh seorangdalang yang juga menjadi narator dialog tokoh-tokoh wayang,

Suatu pertunjukan wayang tidak hanya menyuguhkan permainan wayang dari seorang dalang, tapi juga dengan diiringi oleh musik gamelan yang dimainkan sekelompok nayaga dan tembang yang dinyanyikan oleh parapesinden.

Dalang memainkan wayang kulit di balikkelir, yaitu layar yang terbuat dari kain putih, sementara di belakangnya disorotkan lampu listrik atau lampu minyak (blencong). Untuk dapat memahami cerita wayang (lakon), penonton harus memiliki pengetahuan akan tokoh-tokoh wayang yang bayangannya tampil di layar.

Secara umum wayang mengambil cerita dari naskahMahabharatadanRamayana, tetapi tak dibatasi hanya denganpakem(standard) tersebut, ki dalang bisa juga memainkan lakon carangan (gubahan). Beberapa cerita diambil daricerita Panji.

Pertunjukan wayang kulit telah diakui olehUNESCOpada tanggal 7 November 2003, sebagai karya kebudayaan yang mengagumkan dalam bidang cerita narasi dan warisan yang indah dan berharga (Masterpiece of Oral and Intangible Heritage of Humanity). Wayang kulit lebih populer diJawabagian tengah dan timur, sedangkanwayang goleklebih sering dimainkan diJawa Barat.

Dalang adalah bagian terpenting dalam pertunjukan wayang kulit (wayang purwa). Dalam terminologi bahasa Jawa, dalang (halang) berasal dari akronim ngudhalPiwulang. Ngudhal artinya membongkar atau menyebarluaskan dan piwulang artinya ajaran, pendidikan, ilmu, informasi.

Jadi keberadaan dalang dalam pertunjukan wayang kulit bukan saja pada aspektontonan(hiburan) semata, tetapi juga tuntunan. Oleh karena itu, di samping menguasai teknik pedalangan sebagai aspek hiburan, dalang haruslah seorang yang berpengetahuan luas dan mampu memberikan pengaruh.

BERITA TERKAIT

Informasi Pembatalan Penerbangan Terkait Virus Corona

Wabah 2019-nCoV atau virus corona membuat Bandara Internasional Tianhe di Wuhan, Hubei, China, terpaksa ditutup hingga waktu yang tak ditentukan.…

Destinasi Bersepeda Favorit Turis di Indonesia

Kerusakan lingkungan ikut meresahkan industri pariwisata dunia. Terganggunya ekosistem di darat dan laut dikhawatirkan dapat membuat sebuah destinasi wisata ditinggalkan…

Gunung Bromo Juga Butuh Istirahat

Pesona wisata di kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur, memang tidak diragukan lagi. Salah satu destinasi wisata unggulan di Jawa Timur…

BERITA LAINNYA DI WISATA INDONESIA

Kepulauan Riau Pikat Wisatawan lewat Tour de Bintan 2020

Wisatawan tetap bisa mengeksplorasi beragam daya tarik wisata di kawasan Kepri sepanjang penyelenggaraan acara Tour de Bintan pada 27-29 Maret…

Indonesia 'Surga' Wisata yang Sarat Tantangan

Bisa dibilang Indonesia merupakan destinasi yang serba ada, mulai dari gunung sampai pantai bisa dikunjungi. Indonesia juga merupakan "surga" bagi…

Sepi Turis China, Kawasan Wisata Bintan Tutup Sementara

Sejumlah resor dan wahana wisata di kawasan pariwisata terpadu dan eksklusif Lagoi, Bintan, Kepulauan Riau (Kepri) berhenti beroperasi sementara waktu…