Cerdik Mengelola Uang - Untuk Masa Depan

NERACA

Mengajari cara memanfaatkan uang kepada anak memang susah-susah gampang. Orang tua harus cerdik menerapkan aturan agar si anak tidak sampai menjadi pribadi konsumtif.

Dengan semakin besar pengaruh media elektronik dan berbagai pengaruh dari lingkungan sekitar, semakin membuat anak-anak konsumtif. Padahal orang tua selalu mengajarkan untuk menabung, mulai hanya di celengan tanah liat hingga diperkenalkan pada konsep menabung di bank.

Menurut psikolog Prof Dr Muhammad Jufri, S.Psi.,M membiasakan anak menabung sejak dini akan mengajarkan anak memiliki jiwa wirausaha. Selain itu, anak juga akan menghargai uang dan waktu. membiasakan anak menabung sejak dini sangat baik buat perkembangannya. Mengajarkan anak menabung akan menjadikan dia kelak menjadi anak yang bisa menghargai uang.

Mengajarkan anak menabung sangat bermanfaat bagi kepribadian anak. "Manfaat mengajarkan anak menabung sejak dini membuat anak tersebut menghargai uang. Anak itu tidak akan jajan sembarang karena dia memikirkan untuk menyimpan uangnya, kalau anak itu sudah bisa disuruh untuk membeli sesuatu, di situlah paling baik anak tersebut diajarkan menabung,” tuturnya.

Perilaku menabung sejak dini memang perlu dilakukan orang tua untuk mengajarkan anaknya lebih hemat dan menghargai uang yang diberikan. Selain itu juga anak bisa merasakan uang hasil jerih payahnya.

Anak-anak harus dididik tentang makna uang. Setelah anak-anak belajar dan mengerti soal bagaimana menghitung, itu waktu yang tepat memberikan pengertian mengenai uang. Sebagai orang tua harus konsisten dan menjelaskan kepada mereka dengan cara yang sederhana sehingga memudahkan anak dalam mengingatnya.

Orang tua harus selalu menjelaskan kepada mereka nilai menabung. Memberikan pemahaman agar mereka mengerti bahwa menabung mempunyai dampak positif. Menyisihkan uang jajan untuk ditabung bisa berguna serta menguntungkan saat dibutuhkan pada kondisi darurat, keuntungan itu bisa dirasakan dalam jangka panjang.

Memberikan sugesti tentang manfaat menabung. Sebagai orang tua yang cerdas hendaknya memberikan sugesti kepada anak bahwa menabung merupakan tindakan antisipasi untuk memenuhi biaya-biaya pendidikan di masa mendatang. Selain itu menabung juga melatih anak bersabar jika menginginkan sesuatu, misalnya sepatu, tas, buku, bahkan dimungkinkan untuk kebutuhan sekunder seperti mainan.

Sedangkan, memberikan tempat penyimpanan uang dan celengan dengan bentuk yang menarik perlu dilakukan. Secara psikologis anak-anak akan tertarik melakukan sesuatu pada suatu obyek jika secara fisik benda tersebut mempunyai daya tarik yang kuat dimata mereka.

Kita bisa memanfaatkan itu dengan memberikan kepada anak sebuah celengan dengan bentuk yang unik dan lucu. Anda bisa membelikan celengan yang bentuknya menyerupai tokoh-tokoh film kartun yang disukai anak, bisa juga celengan bentuk seperti ATM yang banyak dijual dipasaran.

Manfaat menabung untuk masa depan memang sangat penting, untuk perencanaan dan kebutuhan yang tak terduga-duga, maka dari itu mengajarkan menabung pada anak memang harus dilakukan sejak usia dini, agar dengan pemahaman menabung ketika anak itu menjadi dewasa sudah bisa mengontrol keuangan.

BERITA TERKAIT

DPRD Sukabumi Dukung Usulan Mengenai PKS Pembayaran Pajak Via Minimarket - Iwan Adhar : “Selama untuk Kepentingan Masyarakat Saya Dukung”

DPRD Sukabumi Dukung Usulan Mengenai PKS Pembayaran Pajak Via Minimarket Iwan Adhar : “Selama untuk Kepentingan Masyarakat Saya Dukung” NERACA…

Kadin akan Tambah Fasilitas untuk OSS

      NERACA   Jakarta - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia akan menambah fasilitas meja bantuan (help desk)…

Kinerja untuk Atasi Depresiasi Rupiah Dinilai Tepat

    NERACA   Jakarta - Anggota Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun mengatakan kinerja yang dilakukan sejumlah lembaga dan kementerian…

BERITA LAINNYA DI KEUANGAN

KUR, Energi Baru Bagi UKM di Sulsel

Semangat kewirausahaan tampaknya semakin membara di Sulawesi Selatan. Tengok saja, berdasarkan data yang dimiliki Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulsel,…

Obligasi Daerah Tergantung Kesiapan Pemda

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai penerbitan obligasi daerah (municipal bond) tergantung pada kesiapan pemerintahan daerah karena OJK selaku regulator hanya…

Bank Mandiri Incar Laba Rp24,7 T di 2018

PT Bank Mandiri Persero Tbk mengincar pertumbuhan laba 10-20 persen (tahun ke tahun/yoy) atau sebesar Rp24,7 triliun pada 2018 dibanding…