Hutama Karya Investasikan Rp 5 Triliun Bangun Jalan Tol Banten

Kejar Target Kontrak Baru

Senin, 22/10/2012

NERACA

Jakarta – Menggenjot pencapaian target kontrak baru tahun ini sebesar Rp 9 triliun, PT Hutama Karya (persero) terus membidik proyek baru. Teranyar, perusahaan konstruksi plat merah ini berencana membangun jalan tol di Banten sepanjang 40 kilometer. Ruas tol tersebut direncanakan mulai digarap tahun depan dengan estimasi investasi kurang dari Rp5 triliun.

Direktur Utama Hutama Karya Tri Widjajanto mengatakan, perseroan akan menjadi pemrakarsa pembangunan jalan tol di Banten, “Jalan ini akan dibangun dengan sebanyak tiga tahap atau seksi,”katanya di Jakarta akhir pekan lalu.

Jalan tol tersebut, paparnya, bukan menjadi bagian dari ruas tol trans Jawa, melainkan hanya penghubung di antara kota-kota di Banten sepanjang 40 kilometer. Perseroan juga mengaku telah menyelesaikan feasibility study atau studi kelayakan rencana pembangunan jalan tol tersebut. Hasil studi kelayakan sudah dikirim ke Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum untuk disetujui. "Kalau sudah disetujui, BPJT akan lakukan tender. Jadi, kemungkinan tahun depan mulai dibangun jika sudah disetujui," jelas Tri.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala BPJT Kementerian Pekerjaan Umum Achmad Gani Ghazali mengungkapkan, pihaknya justru belum mengetahui akan rencana perusahaan negara bidang konstruksi tersebut untuk membangun jalan tol di Banten. Bahkan, hasil studi kelayakan proyek tersebut juga belum diterima.

Sebagai informasi, Per September, PT Hutama Karya (HK) mencatatkan kontrak baru senilai Rp5,8 triliun dari target kontrak baru tahun ini sebesar Rp 9 triliun. Kontrak baru tersebut sebagian besar berasal dari BUMN, pemerintah, dan sisanya swasta. Saat ini perseroan tengah mengerjakan proyek EPC Dermaga Petrokimia senilai Rp300 miliar. Selain itu, perseroan juga sedang mengerjakan proyek untuk konstruksi sipil proyek EPC Blok Cepu.

Selain itu, pihaknya saat ini tengah mengoptimalisasi aset PT Hutama Karya untuk sesuatu yang lebih berharga. Optimalisasi aset dengan membangun budget hotel yang akan dilakukan mulai tahun depan. Perseroan juga mendorong anak usahanya PT Hutama Karya Realty melakukan penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO).

Sektretaris perusahaan Hutama Karya, Ary Widiantoro pernah bilang, rencana Hutama Karya Realty IPO akan dilakukan lima tahun mendatang, “Hutama Karya Realty layak untuk IPO karena performance kinerja cukup baikn dan tahun ini perseroan menargetkan penjualan sebesar Rp 300 miliar, “ujarnya. (bani)