MNC Sky Vision Catatkan Pendapatan Rp 1,7 Triliun

NERACA

Jakarta - PT MNC Sky Vision Tbk (MSKY) mencatatkan kenaikan pendapatan 38% menjadi Rp1,7 triliun pada kuartal ketiga 2012 dari periode sama tahun lalu Rp1,2 tirliun. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya kepada Neraca di Jakarta akhir pekan kemarin.

Direktur Utama MSKY, Rudy Tanoesodibjo menjelaskan meski pendapatan naik, perolehan laba bersih perseroan turun menjadi Rp26 miliar dari Rp80 miliar pada kuartal ketiga 2011. Penurunan laba bersih itu karena ada unrealized foreign exchange loss sebesar Rp124 miliar dibandingkan dengan unrealized foreign exchange gain sebesar Rp43 miliar pada kuartal ketiga 2011.

Hal ini dikarenakan oleh translasi atas kewajiban pinjaman obligasi MSKY dalam mata uang dolar Amerika Serikat sebesar US$165 juta yang baru akan jatuh tempo pada 2015. Namun tidak menganggu kinerja maupun keuangan perseroan.

Sementara laba usaha perseroan meningkat menjadi Rp366 miliar dari Rp251 miliar pada kuartal ketiga 2011. Untuk EBITDA naik 38% menjadi Rp720 miliar pada kuartal ketiga 2012 dari Rp521 miliar.

Perseroan mencatatkan jumlah pelanggan TV berbayar sebesar 407 ribu pelanggan atau rata-rata pertumbuhan pelanggan baru sebesar lebih dari 45 ribu per bulan pada kuartal ketiga 2012. Jumlah pelanggan telah mencapai 1,57 juta atau naik 46% pada kuartal ketiga 2012 dari kuartal ketiga 2011 yang hanya sebanyak 1,07 juta."Kami yakin pertumbuhan pelanggan akan lebih besar lagi seiring peningkatan pelayanan lagi. Selain itu penambahan jumlah kantor cabang di seluruh Indonesia akan dapat menembus pasar yang belum tersentuh sebelumnya sehingga mempercepat peningkatan jumlah pelanggan," ungkapnya. (bani)

BERITA TERKAIT

Intiland Catatkan Penjualan Rp 3 Triliun - Melesat Dari Target

NERACA Jakarta – Emiten properti, PT Intiland Development Tbk (DILD) berhasil meraih pendapatan penjualan (marketing sales) sebesar Rp3 triliun hingga…

KAI Tawarkan Kupon Bunga Hingga 8% - Terbitkan Obligasi Rp 2 Triliun

NERACA Jakarta – Danai pengembangan ekspansi bisnisnya dan termasuk peremajaan armada, PT Kereta Api Indonesia (Persero) berencana menerbitkan obligasi I…

BNP Paribas Bidik Dana Kelola Rp 31 Triliun

Maraknya perusahaan manajer investasi mengeluarkan produk investasi dalam menghimpun dana masyarakat lebih besar lagi juga dilakukan BNP Paribas Investment Partners.…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Hary Tanoe Terima Gelar Kehormatan Sulsel

NERACA Makassar - Chairman MNC Group, Hary Tanoesoedibjo menerima gelar warga kehormatan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) yang diberikan…

BEI Suspensi Perdagangan Saham Malacca

Setelah masuk dalam pengawasan PT Bursa Efek Indonesia (BEI), berikutnya perdagangan saham PT Malacca Trust Wuwungan Insurance Tbk (MTWI) dihentikan…

Panorama Bikin Anak Usaha Mitra Global

Menggeliatnya bisnis pariwisata saat ini memacu PT Panorama Sentrawisata Tbk (PANR) untuk lebih agresif mengembangkan bisnisnya. Teranyar, perseroan membentuk anak…