Bergerak Tidak Wajar, BEI Kembali Suspensi Saham MNC Land

Lantaran mengalami pergerakan harga saham diluar kewajaran, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali menghentikan sementara perdagangan (suspensi) saham PT MNC Land Tbk (KPIG) mulai sesi I perdagangan Kamis sampai pengumuman bursa lebih lanjut.

Informasi tersebut disampaikan BEI dalam siaran persnya di Jakarta, Kamis (18/10). Kadiv Pengawasan Transaksi BEI Irvan Susandy mengatakan, suspensi saham KPIG tersebut lantaran harga kumulatifnya meningkat signifikan yakni naik Rp670 per saham atau 117,54% dari harga penutupan Rp 570 pada 26 September 2012 menjadi Rp1.240 pada 17 Oktober 2012.

Menurutnya suspensi saham KPIG tersebut dalam rangka "cooling down" di pasar reguler dan pasar tunai. Dengan demikian investor mempunyai waktu yang memadai dan diharapkan dapat mempertimbangkan keputusan investasinya berdasarkan informasi yang ada. Selain itu, katanya, investor diharapkan selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan perseroan. (bani)

BERITA TERKAIT

Terlibat dalam Perjanjian Kontrak - Peran Penegak Hukum Bakal Ganggu Iklim Investasi

Keterlibatan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kegiatan investasi membuat ketidakpastian dalam berusaha. Kalangan investor menjadi tidak nyaman,  seperti kasus PT…

The Parc Jadi Pilihan Hunian Milenial

Memasuki 2020, wilayah Jakarta dan sekitarnya dilanda banjir yang menyebabkan beberapa kawasan perumahan terendam. Namun, tidak demikian dengan The Parc…

INOV Daur Ulang 2 Miliar Sampah Botol Plastik

Sebagai produsen serat staple buatan/ Recycle Polyester Staple Fiber (re-PSF), PT Inocycle Technology Group Tbk (INOV) mencatat telah mendaur ulang…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Adhi Commuter Bidik Dana IPO Rp 2,5 Triliun

NERACA Jakarta –Kembangkan ekspansi bisnisnya di sektor properti yang terintegrasi dengan moda transportasi menjadi fokus utama PT Adhi Commuter Properti…

Dampak Suspensi Saham - Tiphone Mobile dan KSEI Saling Tuduh

NERACA Jakarta –Dinilai melakukan salah prosedur karena penundaan pembayaran bunga ke-4 dan pelunasan pokok atas obligasi berkelanjutan II Tiphone tahap I…

Genjot Pertumbuhan Bisnis Gudang - Makmur Berkah Bidik Pendapatan Rp 120 Miliar

NERACA Jakarta – Kejar pertumbuhan bisnis lebih agresif lagi di sektor kawasan industri dan penyewaan gudang, PT Makmur Berkah Amanda…