Intiland Mulai Pasarkan Aeropolis Commercial Park 2

Perusahaan properti PT Intiland Development Tbk (Intiland) mulai memasarkan proyek Aeropolis Park 2. Sebelumnya, Intiland telah memasarkan apartemen Aeropolis Residence dan fasilitas komersial Aeropolis Commercial Park I pada Mei 2012

Kata Wakil Presiden Direktur dan Chief Operating Officer Intiland Suhendro Prabowo, Aeropolis Commercial Park 2 dilepas ke pasar untuk mengantisipasi tingginya permintaan terhadap ruang perkantoran dan komersial di kawasan Bandara Soekarno-Hatta. “Kami melihat kebutuhan ruang perkantoran di sekitar bandara meningkat signifikan seiring pesatnya pertumbuhan bisnis dan jumlah penumpang pesawat terbang. Kami mendapatkan banyak permintaan ruang perkantoran dari berbagai perusahaan yang terkait dengan bisnis penerbangan maupun dari jenis industri pendukung,” jelas Suhendro dalam siaran pers kepada Neraca di Jakarta, Kamis (18/10).

Dia menuturkan, Aeropolis Commercial Park 2 adalah fasilitas gedung perkantoran dan komersial setinggi tiga lantai dengan luas bangunan mencapai 4.451 meter persegi. Gedung ini terbagi menjadi 53 unit ruang perkantoran dan komersial dengan luasan bervariasi mulai 20 hingga 110 meter persegi.

Aeropolis merupakan kawasan mixed-use terpadu yang berlokasi di dekat kawasan Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang. Suhendro mengungkap, Aeropolis Commercial Park 2 menjadi pengembangan terbaru proyek Aeropolis yang dikembangkan perseroan sejak tahun 2011. Menempati lahan seluas 1,8 hektar, Aeropolis Commercial Park diperuntukan sebagai sentral bisnis yang terdiri dari fasilitas gedung perkantoran dan komersial. (kam)

BERITA TERKAIT

Intiland Catatkan Penjualan Rp 3 Triliun - Melesat Dari Target

NERACA Jakarta – Emiten properti, PT Intiland Development Tbk (DILD) berhasil meraih pendapatan penjualan (marketing sales) sebesar Rp3 triliun hingga…

DIBERLAKUKAN MULAI 1 NOVEMBER 2017 - Kemenhub Rombak Aturan Taksi Online

Jakarta-Kementerian Perhubungan akhirnya merampungkan rancangan peraturan menteri (PM), yang merupakan revisi dari aturan lama Permenhub No 26/2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan…

Delta Dunia Genjot Produksi Batu Bara BUMA - Bisnis Tambang Mulai Pulih

NERACA Jakarta - PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID) akan fokus pada pengembangan usaha entitas anak utama, yaitu PT Bukit…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Sidang Dugaan Monopoli Aqua - Saksi Ahli : Praktik Monopoli Mutlak Dilarang

Dari sidang lanjutan atas dugaan praktik monopoli dan persaingan usaha tidak sehat yang dilakukan PT Tirta Investama dan PT Balina …

Terbitkan Obligasi Rp 2 Triliun - KAI Tawarkan Kupon Bunga Hingga 8%

NERACA Jakarta – Danai pengembangan ekspansi bisnisnya dan termasuk peremajaan armada, PT Kereta Api Indonesia (Persero) berencana menerbitkan obligasi I…

Laba Bersih Hartadinata Tumbuh 28,4%

NERACA Jakarta – Sepanjang kuartal tiga 2017, PT Hartadinata Abadi Tbk mencatatkan laba bersih sebesar Rp 95 miliar atau naik…