Pertamina Awasi Ketat Distribusi BBM Bersubsidi

NERACA

PT Pertamina (Persero) berjanji mendistribusikan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dengan pengawasan internal secara ketat dan berlapis hingga di titik penyerahan guna mencegah terjadinya penyalahgunaan BBM bersubsidi.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Ali Mundakir mengatakan, BBM yang diperoleh dari hasil pengolahan kilang dan juga impor masuk ke terminal transit utama (TTU) menggunakan moda transportasi laut.

Dari TTU, BBM dialirkan menuju terminal BBM dengan moda transportasi laut maupun sungai dan kemudian disalurkan ke SPBU menggunakan mobil tangki BBM yang dimiliki dan dikelola oleh penyedia mobil tangki BBM.

"Pengawasan secara ketat dilakukan oleh Pertamina selama proses pengisian BBM ke mobil tangki di terminal BBM, dimana BBM baik premium maupun solar berpindah kepemilikan dari Pertamina kepada pelanggan," ujar Ali Jakarta, Jumat (12/10).

Dikatakannya, pada terminal BBM yang telah dilengkapi automation system, seperti di terminal BBM Plumpang, Cikampek, Boyolali, Tuban, Surabaya, dan Bau-bau, pengawasan telah dilakukan secara otomatis berbasis IT.

Dia menjelaskan, pengawasan dilakukan sejak di pintu masuk hingga keluar terminal di antaranya melalui penggunaan I button atau proximity card untuk verifikasi siap isi di pintu masuk dan siap jalan di pintu keluar, verifikasi loading order (LO) dan detail pelanggan, penggunaan filling ticket, hingga pemasangan segel pada bagian manhole dan manifold tangki untuk menghindari pembongkaran secara ilegal.

Adapun, untuk terminal tanpa automation system verifikasi dilakukan secara cermat khususnya terhadap data LO dan nopol mobil tangki dan dipastikan mobil tangki BBM dalam keadaan tersegel ketika keluar dari terminal BBM.

Untuk memastikan pasokan BBM sampai ke SPBU dan serta monitoring ketersediaan stok di SPBU, Pertamina melakukan pengecekan melalui fuel sales distribution management system, yaitu dengan jalan memantau stok pelanggan, ketersediaan LO, status pengiriman dan konfirmasi penerimaan.

Pertamina juga menggunakan GPS tracking system untuk memonitor pergerakan mobil tangki secara realtime. Penggunaan GPS tracking system di mobil tangki BBM diterapkan untuk mobil yang mengambil BBM dari beberapa terminal BBM, meliputi terminal BBM Plumpang, Tanjung Gerem, Bandung Group, Balongan, Tasikmalaya, dan Cikampek.

"Pertamina berancana memperluas penggunaan GPS tracking system untuk seluruh terminal BBM di Tanah Air dalam beberapa waktu ke depan untuk meningkatkan keandalan system pendistribusian BBM bersubsidi oleh Pertamina," tuturnya.

Ketika sampai di SPBU, sebelum proses pembongkaran dilakukan pemeriksaan surat jalan, nomor segel, sopir dan kondektur serta pemeriksaan untuk memastikan jenis BBM dan volume yang dikirimkan sesuai dengan permintaan. Pembongkaran hanya dapat dilakukan apabila dokumen dinyatakan lengkap dan benar oleh petugas yang sebelumnya melakukan cross check ke terminal BBM.

Proses pendistribusian BBM bersubsidi yang telah dilakukan secara ketat oleh Pertamina selama ini diharapkan dapat mencegah kemungkinan terjadinya penyalahgunaan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

"Pertamina berkomitmen untuk bekerjasama dengan BPH Migas untuk memastikan BBM bersubsidi terjamin ketersediannya di tengah masyarakat," ujarnya.

BERITA TERKAIT

Ternyata, LCGC Tidak Cocok Memakai BBM Jenis Ini

Ternyata, LCGC Tidak Cocok Memakai BBM Jenis Ini NERACA Jakarta - Sejak beberapa tahun terakhir, masyarakat kelas menengah dimanjakan kehadiran…

Pertamina Santuni 38 Ribu Anak Yatim dan Dhuafa - Sinergi Dalam Kebaikan

Memanfaatkan keberkahan di bulan Ramadhan dan Idul Fitri 1439 H, PT Pertamina (Persero) pacu meningkatkan kinerja dan semangat spiritualitas dengan…

ACT & Pertamina REG IV Kembali Bantu Masyarakat Korban Rob Pekalongan

ACT & Pertamina REG IV Kembali Bantu Masyarakat Korban Rob Pekalongan NERACA Pekalongan - Aksi Cepat Tanggap (ACT) Kota Pekalongan…

BERITA LAINNYA DI

Lewat Permainan Interaktif Digital - SHARP Bersedekah Bagikan 1000 Paket di 22 Kota

Indahnya berbagi kepada sesama kembali dilakukan PT SHARP Electronics Indonesia. Lewat program tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility…

APP Sinar Mas Wakafkan 10 Ribu Al-Quran ke Penjuru Riau

Melanjutkan program tahun sebelumnya, Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas bersama PT Arara Abadi, PT Indah Kiat Pulp &…

Toyota Akan Gelontorkan Investasi Baru Untuk Mobil Listrik

Toyota melalui PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) siap menggelontorkan untuk pengembangan mobil listrik di dalam negeri, yang ditargetkan pemerintah…