Indonesia Gandeng Thailand Perkuat Industri Pameran - Dorong Promosi Perdagangan

NERACA

Jakarta - Integrasi komunitas ekonomi mendatang di ASEAN pada tahun 2015 akan mendorong ekspansi besar-besaran bagi industri pameran di Asia tenggara. Adapun upaya menyambut integrasi tersebut, Thailand Convention & Exhibition Bureau (TCEB) menyadari pentingnya kerjasama regional untuk meningkatkan pertumbuhan industri pameran. Sebagai badan pemerintah yang berdedikasi dalam mempromosikan industri MICE (Pertemuan, Insentif, Konvensi, dan Pameran), dimana pameran memainkan peran penting dalam perkembangan ekonomi dan industri bangsa.

Direktur Jenderal pengembangan Ekspor Nasional, Kementerian Perdagangan RI Gusmardi Bustami mengatakan, penandatanganan nota kesepakatan dengan TCEB akan membantu meningkatkan hubungan antara kedua negara, terutama dalam industri pameran perdagangan melalui kerja sama bilateral dan kebijakan pengembangan usaha. “Kerjasama ini untuk mendorong promosi dan pameran perdagangan di Indonesia dan Thailand dalam rangka mendukung komunitas usaha di kedua negara dalam pengembangan usaha mereka,” ujarnya di Jakarta International Expo, Rabu (17/10).

Kolaborasi ini, lanjut Gusmardi, akan membantu meningkatkan keuntungan ekonomi yang sama. Selain itu, sangatlah penting agar anggota ASEAN saling membantu memfasilitasi satu sama lain dalam rangka mencapai kesejahteraan dari kemajuan wilayah ini. Tujuan dari nota kesepahaman ini adalah untuk bersama-sama mempromosikan dan meningkatkan kerja sama dalam pameran perdagangan melalui komunikasi dan diskusi, dan dengan dasar kesetaraan dan saling menguntungkan antara kedua negara.

Afiliasi Jangka Panjang

Gusmardi mengungkapkan, akan mempersiapkan cara untuk membangun afiliasi jangka panjang yang mempunyai tujuan yang sama, terutama di bidang industri pameran, khususnya dalam memfasilitasi para delegasi dalam acara-acara pameran dan perdagangan, mendukung promosi silang, saling tukar penelitian pasar di ASEAN, dan saling tukar informasi pameran dagang serta kampanye-kampanye pendukung terkait.

Sementara, Direktur Departemen Pameran di TCEB Supawan Teerarat mengatakan, industri pameran di Asia tenggara, sangatlah penting untuk mengembangkan kerjasama bilateral yang memiliki berbagai sisi dengan negara-negara anggota lainnya demi memberi sumbangan terhadap kesejahteraan ASEAN dan pembangunan di wilayah ini.

Nilai perdagangan antara Indonesia dengan Thailand mencapai US$17 miliar pada tahun 2011. Thailand terus tumbuh dengan tingkat pertumbuhan sebesar 6,9% setiap tahunnya dalam industri pekan raya dagang. Keuntungan total yang dihasilkan oleh industri pameran dagang Thailand mencapai US$ 151 juta dengan sekitar 77 pekan raya dagang yang bisa teridentifikasi.

Pasar Baru

Untuk lebih meningkatkan dan memberi pengertian akan kesempatan usaha yang tersedia melalui platform pameran di Thailand dan sektor-sektor potensial di Thailand yang dapat di akses para pengusaha Indonesia. Dengan kelebihan lokasi Thailand yang strategis di jantung ASEAN, yang juga menyediakan kemudahan akses ke pasar sekitarnya, terutama pasar baru di wilayah Mekong.

Sehingga kondisi seperti ini, partisipasi dalam pameran dagang yang diselenggarakan di Thailand akan membawa tidak hanya kesempatan membentuk jaringan dengan pengusaha Thailand tetapi juga dengan pemangku keppentingan di tingkat daerah baik antar pemerintah (G2G) dan antar pengusaha (B2B). Hal ini akan membuka peluang usaha Indonesia untuk meningkatkan nilai perdagangan melalui platform pameran Thailand.

Pada tahun 2012, Thailand diperkirakan menerima sekitar 750.000 pegunjung MICE ke negaranya, menghasilkan pendapatan sebesar US$1.940 juta, dimana bila diakumulasikan dengan pameran dan pekan raya dagang sebanyak 80.000 pengunjung, akan menghasilkan pendapatan sebesar US$255 Juta.

BERITA TERKAIT

Kemenperin Dorong Pembentukan Koperasi di Pondok Pesantren - Wirausaha Baru

Jakarta – Kementerian Perindustrian semakin aktif melaksanakan berbagai program dalam upaya menumbuhkan wirausaha industri baru. Salah satu langkah strategisnya adalah…

Kemenperin Usul Tambah Anggaran Rp 2,57 Triliun - Dukung Industri 4.0

  NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian mengusulkan tambahan anggaran pada tahun 2019 kepada DPR RI sebesar Rp2,57 triliun. Anggaran tersebut…

Revolusi Industri 4.0 Untuk Bidik 10 Besar Dunia

NERACA Jakarta – Pemerintah telah menetapkan target Indonesia masuk dalam jajaran 10 negara dengan perekonomian terbesar di dunia tahun 2030.…

BERITA LAINNYA DI BERITA KOMODITAS

Pasar Domestik - Legislator Minta Presiden Kendalikan Data Pangan Indonesia

NERACA Jakarta – Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Viva Yoga Mauladi meminta Presiden Joko Widodo mengendalikan secara langsung data…

Perdagangan Internasional - Indonesia Berhasil Raih Peluang Ekspor di Bordeaux

NERACA Jakarta – Pengusaha Indonesia bersama dengan KBRI Paris berhasil meraih peluang ekspor ke pasar Prancis melalui kegiatan Forum Bisnis…

KBRI Promosi Produk Makanan Indonesia di Tunisia

NERACA Jakarta – Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tunis memperkenalkan dan mempromosikan produk-produk makanan Indonesia pada pameran industri makanan dan…