Indomobil Suntik Anak Usaha Senilai Rp 256 Miliar

NERACA

Jakarta - PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS) menyuntik anak usahanya, PT Indomobil Wahana Trada (IWT) senilai Rp256 miliar. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Rabu(17/10).

Sebelumnya, IWT melakukan peningkatan modal dasar yang semula sebesar Rp600 miliar menjadi Rp1 triliun. Sementara modal ditempatkan dan disetor yang semula Rp379 miliar terbagi atas 379 ribu saham menjadi Rp635 miliar atas 635 ribu saham.

Sementara itu, PT IMG Sejahtera Langgeng (IMGSL) selaku pemegang saham IWT lainnya melepaskan haknya dan menyetujui agar perseroan yang mengambil bagian atas saham tambahan tersebut. Alhasil, perseroan mengambil semua saham sejumlah 256 ribu lembar saham. "Dengan nilai nominal seluruhnya sebesar Rp256 miliar," kata Direktur Utama Jusak Kertowidjojo.

Alhasil, kepemilikan perseroan di IWT mengalami peningkatan menjadi 99,73% dari sebelumnya sebesar 99,55%. Tujuan dari transaksi ini adalah untuk meneingkatkan kemampuan IWT dalam memperoleh keuntungan. Hal ini akan menyebabakan dampak positif terhadap laporan keuangan konsolidasian perseroan secara keseluruhan, yang akhirnya memberikan manfaat bagi pemegang saham publik perseroan.

Suntik Modal Multicentral

Selain itu, PT Indomobil Sukses Internasional Tbk juga menyuntikkan tambahan modal sebesar Rp14,99 miliar di anak usahanya, PT Multicentral Aryaguna (MCA). IMAS memiliki 99,98% saham MCA.

MCA melakukan peningkatan modal yang semula Rp55 miliar terbagi atas 55 ribu lembar saham menjadi Rp280 miliar atas 280 ribu saham. Masing-masing saham tersebut memiliki nilai nominal Rp1 juta. MCA juga meningkatkan modal ditempatkan dan disetor yang terbagi atas 70 ribu lembar saham, dengan nilai nominal Rp1 juta.

Disampaikan Jusak, perseroan turut mengambil bagia atas saham tambahan di MCA secara proporsional sesuai dengan persentase kepemilikan sahamnya, yaitu sejumlah 14.997 lembar saham dengan nilai nominal seluruhnya Rp14,99 miliar.

Peningkatan modal MCA ini akan menyebabkan peningkatan kemampuan MCA untuk meraih keuntungan. Secara tidak langsung, lanjut dia, akan berdampak positif terhadap laporan keuangan konsolidasi perseroan secara keseluruhan yang pada akhirnya memberikan manfaat bagi pemegang saham publik perseroan. (bani)

BERITA TERKAIT

Peran Teknologi Mampu Pangkas Disparitas Pendidikan

Pesatnya pertumbuhan teknologi digital mempunyai nilai plus dan minus. Namun hal tersebut bagaimana kita menyikapinya. Begitu juga dengan dunia pendidikan,…

Hadir di Muslim Fashion Festival - BNI Syariah Tebar Beragam Promo Menarik

BNI Syariah menawarkan beberapa promo menarik dalam acara Muslim Fashion Festival (MUFFEST) 2020. MUFFEST 2020 diselenggarakan di Cendrawasih Room dan…

Comforta Raih Top Brand Award Ke 6 Kali

Comforta Springbed kembali meraih penghargaan Tiop Brand Award di tahun 2020 untuk kategori Bedding berdasarkan riset dari Frontier Consulting Group.…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Sukses Gelar IPEX ke-20 - BTN Raih Potensi Kredit Baru Rp 4,56 Triliun

Bank BTN berhasil menarik  lebih dari 200.000  pengunjung selama sepekan pameran Indonesia Properti Expotdan (IPEX) sukses membukukan nilai ijin prinsip…

Tawarkan Bunga 12% - Sky Energy Indonesia Rilis MTN Rp 300 Miliar

NERACA Jakarta – Perkuat modal guna mendukung ekspansi bisnisnya, PT SKY Energy Indonesia Tbk (JSKY) tengah mencari pendanaan sebesar Rp300…

Catatkan Kinerja Keuangan Anjlok - Bisnis Batubara IMTG Cetak Raport Merah

NERACA Jakarta – Sepanjang tahun 2019 kemarin, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) membukukan raport merah untuk kinerja keuangan. Pasalnya,…