Tingkatkan Modal, Bank Permata Gelar Rights Issue

Dalam rangka meningkatkan likuiditas permodalan, PT Bank Permata Tbk (BNLI) berencana melakukan penawaran umum terbatas V dengan penerbitan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) alias right issue.

Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, kemarin. Kata Corporate Secretary BNLI Katharine Grace, rencana penerbitan right issue akan disampaikan dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) yang akan di gelar perseroan pada Kamis (22 November 2012).

Salah satu agenda yang dibahas adalah peningkatan modal ditempatkan dan modal disetor perseroan melalui PUT V dengan penerbitan HMETD. Selain itu, perseroan juga akan melakukan perubahan anggaran dasar perseroan dan perubahan susunan pengurus perseroan.

Pada semester I-2012, Bank Permata membukukan laba operasionalnya di semester pertama ini naik 18% menjadi Rp890 miliar. Laba sebelum pajaknya mencapai Rp981 miliar atau naik tujuh persen dibandingkan periode yang sama di 2011.

Total pendapatan operasional mencapai Rp3,31 triliun. Hal ini didorong oleh pertumbuhan pendapatan bunga bersih yang tumbuh 39% dan pendapatan berbasis biaya (fee based income) yang naik 24 persen yoy (year on year) menjadi Rp586 miliar. Anak usaha Astra ini menyebut pertumbuhan kreditnya tumbuh 41% menjadi Rp84,4 triliun pada akhir Juni 2012 di mana semua sektornya tumbuh. (bani)

BERITA TERKAIT

Jelang Natal dan Tahun Baru, PLN Area Sukabumi Gelar Apel Siaga

Jelang Natal dan Tahun Baru, PLN Area Sukabumi Gelar Apel Siaga NERACA Sukabumi - Jelang Natal dan Tahun Baru, PLN…

Jelang Natal dan Tahun Baru, PLN Area Sukabumi Gelar Apel Siaga

Jelang Natal dan Tahun Baru, PLN Area Sukabumi Gelar Apel Siaga NERACA Sukabumi - Jelang Natal dan Tahun Baru, PLN…

KPPU: Transaksi Nontunai Jangan Diarahkan Satu Bank

KPPU: Transaksi Nontunai Jangan Diarahkan Satu Bank NERACA Padang - Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) meminta pemerintah daerah yang menerapkan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pasok Permintaan PLN - DWGL Kejar Produksi 8 Juta Ton Batu Bara

NERACA Jakarta – Resmi mencatatkan saham perdananya di pasar modal pada perdagangan Rabu (13/12), PT Dwi Guna Laksana Tbk (DWGL)…

Samindo Anggarkan Capex US$ 13,8 Juta

NERACA Jakrta - Tahun depan, PT Samindo Resources Tbk (MYOH) perusahaan penyedia jasa pertambangan batu mengalokasikan capex sebesar US$ 13,8…

Permintaan Ban TBR Meningkat - GJTL Genjot Produksi Jadi 3.500 Ban Perhari

NERACA Jakarta - Mengandalkan pasar ekspor dalam menggenjot pertumbuhan penjualan, PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) terus meningkatkan kapasitas produksi dan…