Mendag Optimis Bukukan Transaksi US$ 2 Miliar - Trade Expo Indonesia 2012

NERACA

Jakarta – Ekspor merupakan salah satu pilar penting dalam membentuk citra produk Indonesia sebagai sebuah bangsa dan negara. Produk berkualitas yang diakui dunia karena penguatan teknologi, kekuatan desain, inovasi dan kreatif akan membawa dampak terhadap peningkatan daya saing produk.

Menteri Perdagangan Gita Wirjawan menyampaikan bahwa pemerintah ingin menjadikan Trade Expo Indonesia (TEI) sebagai agenda pameran internasional tahunan yang menampilkan produk berkualitas dan bergengsi dari dalam negeri. TEI 2012 yang merupakan ajang promosi bagi sekitar 1.300 peserta dan akan dihadiri oleh 5.300 pembeli dari 100 negara. Sedangkan pada TEI 2011, menurut catatan Kementerian Perdagangan, telah dikunjungi oleh 8.311 pembeli dari 92 negara.

Meski terlihat mustahil, namun Gita tetap yakin target transaksi TEI 2012 sebesar US$ 2 miliar akan tercapai. Padahal, tahun sebelumnya total nilai transaksi TEI 2011 sebesar US$464,5 juta. "Target ini merupakan target ambisius tetapi kami yakin akan capai, akan lebih mudah dengan dukungan skema pembiayaan perbankan dan penjaminan ekspor," ujarnya di Jakarta International Expo Kemayoran, Rabu (17/10).

Gita menjelaskan peserta TEI 2012 berasal dari BUMN, UKM, dan koperasi yang memasarkan berbagai komoditas ekspor seperti produk dan komponen otomotif, kakao, kopi, minyak, tekstil, alas kaki, kerajinan dan lainnya. "TEI merupakan pameran business to business (B to B) berskala internasional yang kita harapkan dapat memasarkan berbagai potensi kekayaan komoditas ekspor Indonesia," katanya.

Sementara, Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Gusmardi Bustami mengatakan, sebagai pameran dagang berskala internasional, TEI 2012 akan menjadi sarana efektif dalam mempertemukan eksportir Indonesia dengan pembeli asing dari berbagai negara.” Untuk mendatangkan pembeli asing tersebut, Kementerian Perdagangan bekerja sama dengan Indonesian Trade Promotion Center (ITPC), para Atase Perdagangan serta perwakilan Indonesia di luar negeri untuk mempromosikan acara TEI ini di berbagai event internasional yang diikuti oleh Indonesia,” jelasnya.

Kualitas Produk

Melalui interaksi langsung antara eksportir dengan pembeli, diharapkan bisa mendorong minat beli yang direalisasikan dalam kontrak-kontrak dagang yang berhasil diwujudkan antara Indonesia dan negara-negara mitra dagang. Kualitas produk terbaik dan harga yang kompetitif merupakan kunci kesuksesan TEI 2012.

Menurut dia, ada sejumlah produk buatan Indonesia yang menarik perhatian konsumen di negara-negara Afrika dan juga Timur Tengah serta Asia Tengah dan Asia Selatan. “Produk batik dan garmen Indonesia ternyata digemari di Afrika, terutama di Afrika Selatan. Mebel Indonesia yang menggunakan kayu-kayu yang khas juga mendapat pasar di Timur Tengah, Asia Tengah, dan Asia Selatan,” ujar Gusmardi.

Selain produk utama dan potensial, ditampilkan juga bidang jasa, seperti jasa tenaga kerja terlatih, jasa pertambangan, serta jasa perbankan dan asuransi. Melihat besarnya potensi sektor jasa, Kementerian Perdagangan bekerja sama dengan BNP2TKI untuk mempromosikan tenaga kerja terlatih, berstandar internasional dalam memenuhi pemintaan luar negeri.

Related posts