Pemerintah Targetkan Penjualan Mobil Naik 10% di 2013

Tiga Prinsipal Operasikan Pabrik Baru Di Indonesia

Kamis, 18/10/2012

NERACA

Jakarta - Pemerintah menargetkan penjualan mobil pada tahun depan mencapai 1,1 juta unit karena beberapa prinsipal asal Jepang telah mengoperasikan pabrik barunya di Indonesia. Direktur Jenderal (Dirjen) Industri Unggulan Berbasis Teknologi Tinggi Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Budi Darmadi mengungkapkan penjualan mobil 2013 diproyeksikan menyentuh angka 1,1 juta unit dengan beroperasinya pabrik baru Nissan, Honda dan Daihatsu. Hal ini akan meningkatkan pasokan mobil di dalam negeri

Untuk tahun ini, menurut Budi, penjualan mobil dapat mencapai sekitar 950.000 unit berkat meningkatnya kapasitas produksi di sejumlah pabrik milik agen pemegang merek (APM). “Menjelang akhir tahun biasanya permintaan mobil meningkat dan event Indonesia International Motor Show (IIMS) 2012 memberikan kontribusi yang besar terhadap penjualan mobil di dalam negeri. Sampai akhir tahun ini, penjualan mobil bisa mencapai 950.000 unit,” papar Budi di kantornya, Rabu (17/10).

Sedangkan Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Sudirman Maman Rusdi mengatakan, industri otomotif Indonesia bisa menyalip Thailand dalam tiga hingga empat tahun mendatang. Hal ini harus didukung oleh sejumlah faktor, seperti kesiapan infrastruktur, kebijakan pemerintah, pemberian insentif untuk penelitian dan pengembangan, serta kemudahan dalam mendapatkan bahan baku seperti besi baja, aluminium, karet dan plastik.

“Kalau infrastruktur berjalan dan ekonomi membaik maka pelaku industri akan tambah kapasitas sesuai demand yang ada. Pelaku usaha di sektor otomotif sudah bicara dengan pemerintah dan blue print (cetak biru) pemerintah sudah ada,” ujarnya.

Berdasarkan data Gaikindo, penjualan mobil selama periode Januari hingga September tahun ini mencapai 816.322 unit. Angka tersebut mendekati total penjualan tahun lalu sebesar 894.164 unit, sehingga target penjualan 1 juta unit tahun ini diyakini akan tercapai.

Selama September, penjualan mobil mencapai 102.111 unit, naik dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 76.445 unit. Selama periode sembilan bulan tahun ini, penjualan tertinggi diraih oleh Toyota sebanyak 298.646 unit, disusul Daihatsu 120.664 unit, Mitsubishi 109.461 unit, dan Suzuki 87.882 unit.

Namun Juwono Andrianto, Sekjen Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo),mengungkapkan kalau pembatasan subsidi bahan bakar minyak menjadi kendala terbesar bagi industri kendaraan roda empat pada tahun depan.

Lebih jauh lagi Juwono mengatakan beberapa faktor dapat mendukung ekspansi penjualan mobil pada 2013. Faktor tersebut adalah pertumbuhan ekonomi yang stabil pada 6-7% dan pertumbuhan kelas menengah sehingga meningkatkan daya beli masyarakat. Selain itu, juga ada faktor suku bunga murah yang mendukung penjualan mobil secara kredit. "Beberapa produsen mobil juga melakukan ekspansi produksi ke Indonesia," ujar Juwono.

Meski demikian, lanjutnya, kebijakan pembatasan subsidi bahan bakar minyak akan menghambat penjualan mobil. "Dengan isu pembatasan subsidi BBM, penjualan mobil hanya tumbuh 10%--15% dibandingkan dengan tahun lalu," ujarnya.

Dengan proyeksi tersebut, penjualan mobil diprediksi akan menembus 1,15 juta unit pada 2013, dibandingkan dengan tahun ini yang optimis dapat menebus 1,05 juta unit. "Penjualan masih akan didominasi oleh segmen multi purposes vehicle 4x2," ujarnya.