Pertarungan BeAT-FI VS Mio Soul GT

Sabtu, 20/10/2012

NERACA

Persaingan industri otomotif semakin ketat, ini bisa dilihat dari rilis pabrikan otomotif yang terakhir seperti PT Astra Honda Motor (AHM) meluncurkan Honda BeAT-FI dan Yamaha Meluncurkan Mio Soul GT.

Persaingan dua pabrikan ini memang sudah cukup lama, baik Honda maupun Yamaha berlomba-lomba untuk menjadi yang terbaik, baik itu dari segi model motor, menarik konsumen, dan service yang diberikan oleh dua pabrikan ini.

Kedua pabrikan ini pastinya mempunyai kelebihan tersendiri, di mata masyarakat dua pabrikan ini memang sudah dipercaya dalam dunia otomotif, dan masyarakat dalam memilih motor mempunyai selera tersendiri. Berikut spesifikasi motor dua pabrikan yang baru-baru ini diluncurkan.

Honda BeAT-FI

Mengusung produk ramah lingkungan untuk masyarakat Indonesia dan memasuki era injeksi, PT Astra Honda Motor (AHM) meluncurkan The All New Honda BeAT-FI dengan tampilan dan mesin yang handal dan telah mengadopsi teknologi injeksi terbaru di kelasnya.

President Director AHM Yusuke Hori mengatakan, perubahan besar pada model ini terlihat dalam desain terbaru, mesin handal 110cc PGM-FI, dan fitur-fitur kenyamanan baru. Model ini salah satu bagian dari rencana perusahaan untuk mengimplementasikan teknologi ramah lingkungan.

The All New BeAT-FI dibekali mesin handal 110cc PGM-FI yang menghasilkan performa lebih baik, lebih efisien, dan ramah lingkungan. Konsumsi The All New Honda BeAT-FI tercatat 58 km/liter atau lebih hemat 30% dibandingkan dengan generasi sebelumnya (metode pengukuran ECE R40) dan mempertahankan posisinya sebagian motor paling irit di kelasnya.

Skutik ini juga mampu menekan emisi gas buang secara drastis sehingga mencerminkan komitmen Honda untuk mengaplikasikan teknologi injeksi dalam semua produknya sampai akhir tahun 2013. Langkah ini sebagai salah satu upaya perusahaan berkontribusi dalam menciptakan “Langit biru di Indonesia.”

Yamaha Mio Soul GT

Yamaha yang mengatakan bahwa desain lampu Soul GT memang dibuat seatraktif mungkin dengan mengambil inspirasi dari muscle car terkenal Chevrolet Camaro untuk lampu depan.

Di luar itu semua, modifikasi yang dilakukan tidak banyak. Dan paling tidak ini menjadi bukti bahwa motor Yamaha ini hanya perlu sedikit modifikasi untuk membuatnya makin gaya.

Untuk dapur pacunya, tidak banyak sentuhan yang diberikan selain kehadiran knalpot Yoshimura sebagai saluran buangnya. Yamaha masih mempercayakan mesin 4 langkah, 2 valve, SOHC yang berpendingin kipas dan memiliki kapasitas 113 cc.

Yamaha mengklaim mesin tersebut mampu memproduksi tenaga hingga 7,75 PS di putaran 8.500 rpm dengan torsi puncak di angka 8,5 Nm di 5.000 rpm. Di luar itu semua, modifikasi yang dilakukan tidak banyak. Selain itu, masih ada lagi kelebihan yang menjadi nilai tambah bagi motor yang dilepas di angka Rp 13,9 juta ini.