PT Bukit Asam Pasok Listrik Untuk Malaysia di PLTU Riau

Selasa, 16/10/2012

NERACA

Jakarta - PT Bukit Asam Tbk (PTBA) bersama dengan PT PLN (Persero) dan Tenaga Nasional Berhard (TNB) dari Malaysia telah menandatangani joint development agreement (JDA) PLTU di mulut tambang di Peranap, Indragiri Hukum Riau. Kapasitas PLTU ini adalah 800-1.200 megawatt (mw).

Informsai tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Senin (15/10). Sekretaris Perusahaan PTBA Joko Pramono mengatakan, penandatanganan kerjasama ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan MoU untuk proyek PLTU tersebut pada 18 Juni lalu. “Dalam JDA ini, disebutkan sebagian dari energi listrik yang dihasilkan akan diekspor ke bawah laut yang jaraknya dekat dari PLTU di Peranap ini,”katanya.

Dia menuturkan, secara umum, PTBA bertanggung jawab dalam penyiapan pengembangan tambang batu bara. PLN dalam penyiapan pengembangan PLTU Mulut Tambang dan TNB dalam penyiapan pembangunan jaringan listriknya menuju Telok Gong di Melaka, Malaysia.

Selanjutnya, ketiga perusahaan itu akan membentuk tiga perusahaan patungan. Yakni perusahaan untuk pengembangan tambang, perusahaan untuk pengembangan PLTU dan perusahaan untuk pembangunan transmisi dari Peranap ke Malaysia. "Dari ketiga perusahaan itu, PTBA menempati posisi sebagai pemegang saham mayoritas untuk perusahaan patungan di sektor penambangan dan penyediaan batu baranya," jelas dia.

Untuk itu, PTBA menyiapkan wilayah tambangnya di Peranap untuk memenuhi kebutuhan batu baranya. Sedangkan volume batu bara yangd ibutuhkan per tahunnya diperkirakan sekira lima sampai enam juta ton.

PTBA wilayah Peranap memiliki sumber daya batu bara sebesar 792 juta ton dan cadangan tertambang sebesar 367 juta ton. Ini merupakan bagian dari total sumber daya PTBA sebesar 7,29 miliar ton dan cadangan tertambang 1,99 miliar ton. (bani)