Pefindo Beri Peringkat Stabil AKR Corporido

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menetapkan peringkat idAA- untuk PT AKR Corporindo Tbk (AKRA). Prospek dari peringkat tersebut adalah stabil. Informasi tersebut disampaikan Pefindo dalam siaran persnya di Jakarta, Senin (15/10).

Kata analis Pefindo Niken Indriarsih, peringkat tersebut mencerminkan stabilnya permintaan bahan bakar minyak di Indonesia, kuatnya pertumbuhan volume penjualan bisnis bahan bakar minyak Perusahaan, dan jaringan infrastruktur logistik yang luas, “Namun, peringkat tersebut dibatasi oleh risiko-risiko berkaitan dengan proyek baru. Perusahaan yang menyebabkan struktur permodalan yang kurang konservatif dalam jangka pendek dan risiko terhadap fluktuasi harga,"katanya.

Asal tahu saja, per 30 Juni 2012, pemegang saham perusahaan terdiri dari PT Arthakencana Rayatama sebesar 59,2%, manajemen sebesar 0,57%, dan masyarakat sebesar 40,2%. Sementara sepanjang semester I-2012, PT AKR Corporindo Tbk mencatatkan penurunan laba hingga 85% menjadi Rp 284 miliar, dibandingkan perolehan laba pada periode yang sama di 2011 yang mencapai Rp 1,927 triliun. Penurunan laba tersebut seiring dengan meningkatnya beban pokok penjualan dan pendapatan yang mencapai Rp 10,09 triliun atau lebih tinggi dari periode semester I-2011 yang hanya sebesar Rp 8,59 triliun.

Selain itu, perseroan juga mencatat rugi kurs selama periode semester I-2012 dimana mencapai Rp 34 miliar. Padahal pada periode yang sama di 2011, perseroan mampu mencatat laba selisih kurs hingga Rp 32,1 miliar. Namun, perseroan masih mampu mencatat peningkatan laba usaha dari Rp 284,6 miliar di 2011 pada semester I menjadi Rp 391,62 pada semester I-2012. (bani)

BERITA TERKAIT

Gelar TTI Business Forum - Krista-Hippindo Promosikan Investasi ke Ratusan Investor

Krista Exhibitions bersama Himpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) kembali menyelenggarakan Trade, Tourism & Invesment Business Forum (TTI) 2020. Forum…

Esta Multi Usaha Bidik IPO Rp 31,25 Miliar

Kembangkan ekspansi bisnisnya, PT Esta Multi Usaha Tbk akan melakukan penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham sebanyak 250 juta…

Perdagangan Saham Nipress Disuspensi

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan penghentian sementara atau suspen perdagangan efek pada PT Nipress Tbk (NIPS) sejak sesi I…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Peran Teknologi Mampu Pangkas Disparitas Pendidikan

Pesatnya pertumbuhan teknologi digital mempunyai nilai plus dan minus. Namun hal tersebut bagaimana kita menyikapinya. Begitu juga dengan dunia pendidikan,…

Hadir di Muslim Fashion Festival - BNI Syariah Tebar Beragam Promo Menarik

BNI Syariah menawarkan beberapa promo menarik dalam acara Muslim Fashion Festival (MUFFEST) 2020. MUFFEST 2020 diselenggarakan di Cendrawasih Room dan…

Geliatkan Transaksi Pasar ETF - BEI Berikan Insentif Hapus Biaya Transaksi

NERACA Jakarta – Dorong pertumbuhan pasar exchange traded fund (ETF), PT Bursa Efek Indonesia (BEI) terus berbenah melakukan pembangunan infrastruktur,…