BEI Suspensi Gardah Tujuh Buana - Terkait Harga Batu Bara

NERACA

Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan penghentian sementara perdagangan (suspensi) saham PT Garda Tujuh Buana Tbk (GTBO) terkait kesesuaian transaksi penjualan batu bara perseroan terhadap perundang-undangan dan peraturan berlaku dan mempertimbangkan penyelenggaraan perdagangan efek yang teratur, wajar dan efisien.

Kepala Divisi Perdagangan Saham BEI, Andre PJ. Toelle mengatakan suspensi dilakukan sehubungan dengan permintaan bursa pada 9 Oktober 2012 kepada perseroan, “BEI minta Garda Tujuh Buana untuk melakukan konfirmasi kepada Direktorat Jenderal Mineral dan Batu bara atau pemerintah daerah serta instansi terkait lainnya yang berwenang dalam perizinan bidang pertambangan terkait kesesuaian transaksi penjualan batu bara perseroan,”katanya dalam siaran persnya di Jakarta, Senin (15/10).

Menurut Andre, bursa memutuskan melakukan penghentian sementara perdagangan efek GTBO ini pada seluruh pasar meliputi pasar reguler dan tunai. "Ini terhitung sejak sesi I perdagangan efek, Senin, hingga pengumuman lebih lanjut," tegasnya.

Dia menambahkan pihaknya juga meminta kepada pihak-pihak yang berkepentingan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh GTBO. Hingga paruh pertama 2012, emiten pertambangan batu bara ini membukukan laba tahun berjalan senilai Rp939,80 miliar, melonjak 7.294,17 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp12,71 miliar.

Lonjakan laba ini dipacu naiknya penjualan menjadi sebesar Rp1,14 triliun, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya senilai Rp36,21 miliar. Selama semester I-2012, penjualan batu bara perseroan mencapai 3 juta metrik ton, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya 191.274 metrik ton. Hingga akhir Juni 2012, total aset perseroan tercatat senilai Rp1,44 triliun, tumbuh dibandingkan akhir Desember 2011 yang senilai Rp464,36 miliar. (bani)

BERITA TERKAIT

BEI Suspensi Perdagangan Saham MNCN

Mengendus adanya transaksi yang mencurigakan melalui Nomura Sekuritas Indonesia, PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) mengajukan penghentian sementara (suspensi) perdagangan…

Bukalapak Rilis Tujuh Produk Reksa Dana Baru

NERACA Jakarta - Melihat tingginya minat investor terhadap produk reksa dana yang tersedia di BukaReksa, kini Bukalapak kembali menghadirkan tujuh…

BIPI Raup Cuan di Infrastruktur Tambang - Tren Kenaikan Harga Batu Bara

NERACA Jakarta –Keyakinan membaiknya harga batu bara di tahun depan, mendorong PT Benakat Integra Tbk (BIPI) menggenjot pendapatan dari bisnis…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Desa Nabung Saham Hadir di Monokwari

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) akan mencanangkan "Desa Nabung Saham" di wilayah Kabupaten Manokwari, Papua Barat,”Desa Nabung Saham akan dibentuk…

BEI Suspensi Perdagangan Saham MNCN

Mengendus adanya transaksi yang mencurigakan melalui Nomura Sekuritas Indonesia, PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) mengajukan penghentian sementara (suspensi) perdagangan…

Link Net Targetkan 150 Ribu Pelanggan

Kebutuhan jaringan internet di Indonesia memacu PT Link Net Tbk (LINK) gencar ekspansi jaringan. LINK optimistis bisa memenuhi target 2,8…