Modernland Targetkan Omset Rp 1 Triliun - Operasikan Modern Town Market

Tangerang – PT Modernland Realty Tbk memasang target meraup omset penjualan hingga Rp 1 triliun sepanjang tahun ini. Dalam usahanya mencapai target penjualan, perseroan memperkenalkan pasar bersih "Modern Town Market". Pasar ini menjadi jawaban bagi warga Kota Modern yang ingin berbelanja namun terhindar dari becek, sumpek dan panas. “Kami optimis target tahun ini tercapai karena beberapa bisnis lain seperti industri dan hospitality juga akan memberikan kontribusi bagi pencapaian target perseroan di tahun ini,” kata Andy K Natanael, Chief Operating Officer (COO) Urban Development Modernland Realty dalam siaran pers yang diterima NERACA, pekan lalu.

Menurut Andy, sampai paruh pertama 2012 pencapaian penjualan divisi urban development Rp 450 miliar. Dia juga mengaku yakin mencapai target tersebut dengan dukungan pembangunan kluster baru serta ruko yang ada di Kota Modern Tangerang.

Andy menambahkan, dengan kondisi pasar properti yang masih baik, Modernland siap meluncurkan satu proyek komersial dan satu kluster rumah di perumahan Kota Modern. Dia mengungkap, salah satu proyek properti komersial tersebut adalah Modern Town Market yang memanfaatkan lahan seluas 1,7 ha. Modern Town Maket, imbuh Andy, terdiri dari 42 unit ruko tiga lantai ukuran mulai 4,5 x 12 M, kios total 319 unit berukuran 3 x 2,5 M dan 3 x 3 M. Terdapat pula lapak 1 x 1,5 M total 182 unit.

Andy menyebut, ruko dan kios telah dipasarkan sejak Oktober 2010. Ruko dihargai Rp900 juta-an dan sementara kios dibandrol Rp 145 juta-an. Untuk lapak menjadi pendapatan sewa Modernland.

Pembangunan Modern Town Market, sambung Andy, telah menelan investasi sebesar Rp 100 miliar. Captive market Modern Town Market adalah 6.000 KK yang penghuni Kota Modern, termasuk The Colour’s Apartement yang terletak dekat dengan pasar. “Kami senang karena sejak mulai beroperasi, 100% pedagang lapak beroperasi, sementara pedagang kios dan ruko 50% dalam tahap persiapan (fitting off) untuk segera beroperasi pula,” ujar Andy. (kam)

BERITA TERKAIT

Bank Panin Rilis Obligasi Rp 1,4 Triliun

Pacu pertumbuhan kredit lebih agresif lagi, PT Bank Pan Indonesia Tbk (PNBN) bakal menerbitkan obligasi dan obligasi subordinasi dengan total…

Merck Kantungi Dana Segar Rp 1,384 Triliun - Lepas Bisnis Consumer Health

NERACA Jakarta – Emiten farmasi, PT Merck Tbk (MERK) berencana menjual lini usaha consumer health kepada PT Procter & Gamble…

Pemegang Saham Serap Rights Issue MDKA - Bidik Dana di Pasar Rp 1,33 Triliun

NERACA Jakarta - Aksi korporasi yang dilakukan PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) berupa penerbitan saham baru (rights issue) dengan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Profil Keuangan Dinilai Stabil - Moody’s Naikkan Peringkat XL Axiata

NERACA Jakarta – Meski pencapaian kinerja keuangan di kuartal pertama 2018 tidak terlalu positif dengan laba bersih terkoreksi 63% dari…

Laba Bersih BULL Melesat Tajam 109,72%

NERACA Jakarta – Di kuartal pertama 2018, PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL) mencatatkan pertumbuhan laba bersih sebesar 109,72% menjadi…

Indo Straits Incar Pendapatan US$ 20,91 Juta

NERACA Jakarta – Tahun ini, PT Indo Straits Tbk (PTIS) menargetkan total pendapatan sebesar US$ 20,91 juta. Operations Director PT…