Honda Incar Penjualan 120 Motor Matik Per Bulan

Kinerja Sektor Otomotif

Jumat, 12/10/2012

NERACA

Jakarta - PT Astra Honda Motor mengincar penjualan sebanyak 120 ribu unit sepeda motor matik (skutik) Beat per bulan, seiring dengan pertumbuhan permintaan skutik pada segmen bawah di Indonesia. "Permintaan skutik di kelas bawah masih besar, di tengah daya beli yang semakin menguat," kata Eksekutif Wakil Presdir AHM Johannes Loman di sela-sela peluncuran All New Honda Beat-FI, di Jakarta, Kamis (11/10).

Pada kelas bawah itu, AHM mengandalkan skutik bermesin 110cc, yaitu Beat, untuk menguasai pasar. Loman mengatakan Beat menguasai sekitar 62 % di segmen skutik bawah bermesin kecil. Sejak diluuncurkannya Honda Beat pada 2008 sampai saat ini penjualan skutik tersebut telah mencapai 3,5 juta unit. "Beat merupakan produk yang sangat penting bagi kami," ujarnya.

Oleh karena itulah, untuk memperkuat penguasaan pasar skutik di kelas bawah tersebut, AHM melakukan perubahan besar dengan menyematkan mesin injeksi (PGM-FI) pada All New Honda Beat-FI. "Kami menargetkan penjualannya sebesar 120 ribu per bulan," kata Loman.

Dia mengatakan peluncuran Beat dengan mesin injeksi seiring dengan target AHM untuk mendukung program pemerintah mengurangi emisi gas buang dan target AHM sendiri untuk membuat semua mesin sepeda motor lebih irit dan ramah lingkungan, dengan mesin injeksi.

"Seluruh jaringan bengkel kami siap melayani sepeda motor injeksi," ujar Loman menanggapi kekhawatiran konsumen mengenai kemampuan teknisi bengkel Honda menangani sepeda motor injeksi. Saat ini AHM memiliki 3.666 bengkel resmi di seluruh Indonesia, yang didukung oleh penjualan suku cadang sebanyak 7.381 gerai dan jaringan pemasaran sebanyak 1.785 dealer.

Ditambahkan Presdir AHM Yusuke Hori All New Honda Beat - FI merupakan model ke-8 yang sudah menggunakan mesin injeksi sejak pihaknya mendeklarasikan penggunaan mesin injeksi untuk semua sepeda motornya pada November 2011. "Langkah ini sebagai salah satu upaya kami berkontribusi menciptakan langit biru di Indonesia," ujarnya.

AHM menargetkan sampai 2013 semua model sepeda motor yang dipasarkan di Indonesia menggunakan teknologi injeksi yang lebih ramah lingkungan, sesuai standar emisi gas buang Euro 3. Dengan teknologi injeksi, All New Honda Beat-FI, kata dia, 30 % lebih irit dibandingkan generasi sebelumnya. "Konsumsi bahan bakarnya hanya 58 km/liter berdasarkan pengukuran ECE R40," katanya.

Selain itu, AHM juga membuat bagasi skutik terbaru itu lima kali lebih besar dengan kapasitas 11,2 liter dan membuat pijakan kaki lebih luas untuk menciptakan posisi mengendarai sepeda motor yang nyaman.

Lebih jauh lagi Hori memaparkan Honda All New BeAT PGM-FI ditawarkan dengan harga Rp12,9 juta atau lebih mahal Rp200 ribu dari model sebelumnya. Selain itu, Honda juga melansir All New BeAT PGM-FI dengan fitur CBS (Combi Brake Syatem) seperti yang dimiliki Vario Techno CBS. Model ini dilepas dengan harga Rp13,5 juta.

All New BeAT PGM-FI memiliki dimensi yang sama persis dengan model sebelumnya dengan panjang 1.863 mm lebar 675 mm dan tinggi 1.072 mm. Terdapat beberapa pilihan warna menarik pada skutik anyar ini di antaranya Techno White, Hard Rock Black, Electro Red, Trance Blue, Samba Orange, Disco Green.

All New BeAT PGM-FI diperkuat mesin 4-langkah SOHC berpendingin udara berkapasitas 108cc yang sanggup menggelontorkan tenaga 6,27 kW pada putaran 8.000 rpm dan torsi puncak 8,68 Nm pada 6.500 rpm. "Komitmen kami dalam menciptakan produk injeksi ramah lingkungan tidak akan berhenti pada peluncuran model ini saja. Kami telah menyiapkan jaringan layanan purna jual yang luas dengan mekanik handal yang siap melayani konsumen setia Honda," pungkasnya.