Hilirisasi Migas, MedcoEnergi Gandeng Puma Energy - Butuh Bangun Infrastruktur

NERACA

Jakarta - Rendahnya fasilitas infrastruktur dalam sektor minyak dan gas (migas) memang masih kendala di Tanah Air ini, sehingga untuk memenuhi kebutuhan hilirisasi dalam hal pendistribusian migas memerlukan dana yang tidak sedikit. PT Medco Sarana Kalibaru (MSK) merupakan salah satu anak perusahaan yang dimiliki oleh PT Medco Energi Internasional, Tbk (MedcoEnergi) telah menjalin kerjasama kemitraan dengan Puma Energy LLC (Puma Energy) untuk mewujudkan kebutuhan infrastruktur bidang usaha penyimpanan dan distribusi bahan bakar.

Puma Energy merupakan suatu perusahaan dunia di bidang midstream dan downstream energi, akan membeli 63,88% saham MSK dengan membentuk perusahaan bersama menjadi PT Puma Medco Petroleum. Selanjutnya, perjanjian ini masih akan membutuhkan pihak regulator Indonesia untuk menjadi efektif. Dalam kerjasama ini, kedua belah pihak melakukan investasi bersama yang bertujuan untuk membangun keberadaan yang lebih kuat di industri hilir.

“Aset utama dalam kemitraan ini meliputi fasilitas penyimpanan di pelabuhan internasional Tanjung Priok, Jakarta Utara dengan kapasitas penyimpanan sebesar 22.700 m3, sebuah dermaga dan tempat pengisian truk, serta kemampuan distribusi di Kalimantan dan Sumatra bagi industri pertambangan,” ujar Director and Chief Operating Officer, Power, Mining and Downstream MedcoEnergi Budi Basuki di Kantor MedcoEnergy, Kamis (11/10).

Distribusi Bahan Bakar

Setelah dilakukannya finalisasi perjanjian, yang rencananya akan selesai pada awal bulan Desember 2012, perusahaan bersama ini akan melanjutkan kinerjanya dalam mendistribusikan bahan bakar berkualitas tinggi, termasuk High Speed Diesel (HSD), bagi pelanggan di seluruh Indonesia.

Presiden Direktur and CEO MedcoEnergi Lukman Mahfoedz mengatakan, kerjasama strategis ini dirancang khusus untuk menggabungkan kekuatan dan keahlian masing-masing perusahaan dalam menciptakan usaha perdagangan dan distribusi bahan bakar terbaik di Indonesia dan wilayah sekitarnya untuk memberikan manfaat pelanggan, pegawai sertai pemangku kepentingan lain di negeri ini.

“Kami berharap kerjasama ini adalah awal dari sebuah kemitraan strategis antara dua belah pihak dan diharapkan dapat memunculkan peluang bisnis yang lebih luas dan juga lapangan pekerjaan di Indonesia,” terangnya. Dia menjelaskan, bahwa hasil penjualan saham akan diinvestasikan kembali ke kemitraan baru ini (Puma Medco Petroleum), sebagai bentuk komitmen untuk terus mengembangkan bisnis ini bersama dengan mitra kami, Puma Energy, dan juga untuk mendanai investasi perusahaan baru ini ke depannya.

Sementara CEO Puma Energy Pierre Eladri mengungkapkan, bahwa bermitra dengan MedcoEnergi merupakan investasi pertamanya di Indonesia. “MSK memberikan Puma Energy sebuah pijakan untuk berinvestasi dan berkembang. Hal yang paling relevan dalam wilayah ini adalah pengalaman kami dalam pengadaan bahan bakar berkualitas tinggi dan berjumlah besar kepada industri-industri di negara-negara yang memiliki pertumbuhan perekonomian kuat dan tantangan infrastruktur,” lanjutnya.

Puma Energy telah berkembang dengan pesat melalui pertumbuhan organik serta pembelian aset industri hilir dari ExxonMobil, BP dan Chevron. Pada setiap pembelian aset, perusahaan selalu mempertahankan staf lokal dan juga mengembangkan bisnisnya lebih besar. “Pengumuman akuisisi MSK ini merupakan kelanjutan dari strategi pertumbuhan kami di Asia, dengan pengembangan lebih lanjut di bidang perpipaan,” kata Eladri.

BERITA TERKAIT

Tingkatkan Sinergi untuk Dorong Ekspor

NERACA Jakarta - Guna meningkatkan sinergi komunikasi dengan para eksportir dari berbagai industri, Kementerian Perdagangan menggelar pertemuan dengan para eksportir…

Kemenperin Menggenjot Investasi Masuk ke Indonesia

NERACA Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) turut aktif meningkatkan investasi masuk ke Indonesia, khususnya di sektor industri manufaktur. Langkah strategis…

Perputaran Bisnis Burung Menembus Rp1,7 Triliun

NERACA Bogor - Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengajak para penggemar burung atau kicau mania untuk berkoperasi mempertimbangkan perputaran uang…

BERITA LAINNYA DI INDUSTRI

Kinerja Industri TPT Siap Naik

NERACA Jakarta - Industri tekstil dan produk tesktil (TPT) diyakini akan semakin tumbuh berkembang dengan ketersediaan bahan baku dari dalam…

IKM Logam Siap Menopang Sektor Otomotif

NERACA Kementerian Perindustrian (Kementerian Perindustrian) mengakselerasi pembangunan material center di Tegal, Jawa Tengah untuk segera mendukung ketersediaan bahan baku yang kompetitif dan…

Kemendag Siap Percepat Penyelesaian IEU-CEPA

NERACA Brussels – Kementerian Perdagangan (Kemendag) siap mempercepat penyelesaian Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia dan Uni Eropa (IEU-CEPA). Hal ini…