KIK EBA Danareksa BTN Masih di Peringkat A

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) mempertahankan peringkat idAAA untuk Kontrak Investasi Kolektif Efek Beragun Aset (KIK-EBA) Danareksa BTN II-KPR BTN (DBTN02) kelas A senilai Rp531,5 miliar per 31 Agustus 2012. Informasi tersebut disampaikan Pefindo dalam siaran persnya di Jakarta, Rabu (10/10).

Kata analis Pefindo, Hendro Utomo dan Hotma Parulian Manalu, peringkat tersebut dibatasi oleh adanya ketidakpastian dalam pemulihan jaminan pinjaman. Disebutkan pula, peringkat tersebut mencerminkan profil yang sangat baik dari kumpulan aset yang disekuritisasi, profil yang kuat dari PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) sebagai penyedia jasa (servicer) dan penguatan kredit (credit enhancement) dalam bentuk EBA kelas B dan cadangan lukuiditas dari PT Sarana Multigriya Finansial (SMF).

Di 2011, BTN sebagai kreditur awal (originator) menjual 10.810 kredit pemilikan rumah (KPR) dalam satu portfolio kepada kontrak investasi kolektif (KIK) yang dibentuk PT Danareksa Investment Management sebagai manajer investasi. Lalu Bank Mandiri sebagai bank kustodian menerbitkan efek beragun aset (EBA). (bani)

BERITA TERKAIT

Moody’s Naikkan Peringkat XL Axiata - Profil Keuangan Dinilai Stabil

NERACA Jakarta – Meski pencapaian kinerja keuangan di kuartal pertama 2018 tidak terlalu positif dengan laba bersih terkoreksi 63% dari…

Masih Ada Perusahaan Yang Belum Bayar THR

      NERACA   Jakarta – Meski hari raya lebaran idul fitri telah usai, namun masih ada perusahaan yang…

Proyek Tol Bandung-Tasikmalaya Masih Tunggu Pemerintah Pusat

      NERACA   Bandung - Pemerintah Provinsi Jawa Barat menunggu aksi pemerintah pusat serta mendorong Kementerian Pekerjaan Umum…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Sunandar Resmi Jadi Dirut Baru KPEI

Berdasarkan hasil rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST), PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) merombak jajaran direksi. Dimana para pemegang…

Indo Straits Raih Kontrak Baru Rp 121 Miliar

Belum lama ini, PT Indo Straits Tbk (PTIS) medapat kontrak baru senilai Rp 121 miliar berupa penyediaan crane barge untuk…

PNRI Terbitkan MTN Rp 145 Miliar

Guna menunjang pengembangan bisnisnya, Perum Percetakan Negara Republik Indonesia (PNRI) menerbitkan surat utang jangka menengah alias medium term notes (MTN)…