Bapepam-LK Cabut Izin Usaha PT EMCO Adidaya

Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) mencabut izin usaha penasihat investasi PT EMCO Adidaya Internasional, menyusul pengembalian izin oleh perusahaan.

Informasi tersebut disampaikan Bapepam-LK dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin. Disebutkan pencabutan izin usaha didasarkan pada Keputusan Ketua Bapepam-LK Nomor KEP-517/BL/2012 tentang Pencabutan Izin Usaha Penasihat Investasi Kepada PT EMCO Adidaya Internasional yang diperoleh di Jakarta, Rabu, menyebutkan perusahaan tersebut mengembalikan izin usaha melalui surat bernomor 0004/SRT/EAI/II/2012 tanggal 1 Februari 2012.

Perusahaan tersebut juga menyampaikan hasil rapat umum pemegang saham melalui surat bernomor 0004/SRT/EAI/IV/2012 tanggal 9 April 2012. Bapepam-LK menimbang bahwa PT EMCO Adidaya International telah memenuhi persyaratan dan kelengkapan dokumen terkait permohonan pengembalian izin usaha sebagai penasihat investasi, sehingga dipandang perlu mencabut izin usaha tersebut.

Sebelumnya, Bapepam-LK memberikan izin usaha kepada perusahaan itu melalui Keputusan Ketua Bapepam-LK Nomor KEP-01/BL/PI/2009 tanggal 25 November 2009. Maka dengan dicabutnya izin usaha tersebut, PT EMCO Adidaya International dilarang melakukan kegiatan usaha sebagai penasihat investasi, serta diwajibkan menyelesaikan segala kewajiban dengan pihak lain yang berkepentingan. Pencabutan izin usaha itu berlaku sejak tanggal ditetapkannya keputusan Ketua Bapepam-LK yaitu 21 September 2012. (bani)

BERITA TERKAIT

TII: Izin Usaha Pertambangan Jadi Celah Korupsi

  NERACA Jakarta - Lembaga Transparency International Indonesia (TII) menyatakan izin usaha pertambangan memiliki sejumlah risiko yang dapat memicu adanya…

Bank BUMN Tunggu Izin BI Soal QR Code

      NERACA   Jakarta - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sedang menunggu izin dari Bank Indonesia (BI)…

SDM Kompeten Bakal Pacu Pertumbuhan Industri - Dunia Usaha

NERACA Jakarta – Selain mendukung investasi di kawasan industri, pembangunan politeknik atau akademi komunitas diyakini pula mampu memberdayakan masyarakat setempat…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pendapatan BTEL Susut Jadi Rp 1,51 Miliar

Bisnis telekomunikasi milik PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) terus menyusut. Tengok saja, hingga periode 30 Juni 2017 meraih pendapatan sebesar…

Saham IPO ZINC Oversubscribed 500 Kali

Kantungi dana segar hasil peawaran umum saham perdan atau initial public offering (IPO), PT Kapuas Prima Coal Tbk (ZINC) menyiapkan…

Hotel dan Residensial Beri Kontribusi - Penjualan PP Properti Proyeksikan Tumbuh 60%

NERACA Jakarta – Jelang tutup tahun yang tinggal dua bulan lagi, PT PP Properti Tbk (PPRO) terus bergerilya untuk memenuhi…