Meningkat Tajam, Sekar Bumi Dalam Pengawasan BEI

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah mengawasi dan mencermati perkembangan harga dan aktivitas transaksi saham PT Sekar Bumi Tbk (SKBM), lantaran terjadi peningkatan harga dan aktivitas transaksi di luar kebiasaan (Unusual market activity/UMA).

Informasi tersebut disampaikan BEI dalam siaran persnya di Jakarta, Selasa (9/10). Direktur BEI Hoesen menyebutkan telah terjadi peningkatan harga dan aktivitas transaksi saham SKBM di luar kewajaran dibandingkan sebelumnya.

Oleh karena itu, pihak bursa meminta investor untuk selalu memperhatikan jawaban perusahaan tercatat atas permintaan konfirmasi bursa, serta mencermati kinerja perusahaan tercatat dan keterbukaan informasinya.

Selain itu investor juga diminta mengkaji kembali rencana aksi korporasi perusahaan apabila belum mendapat persetujuan pemegang saham dan mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul sebelum mengambil keputusan investasi.

Tren UMA Meningkat

Asal tahu saja, BEI mencatat adanya kenaikan pada UMA maupun suspensi pada kuartal III-2012. Berdasarkan data BEI ada 62 saham dan satu waran masuk kategori UMA, sedangkan pada tahun lalu jumlahnya 54 saham dan tiga waran.

Sementara untuk suspensi pada kuartal III-2012 ada tiga perusahaan efek, sembilan waran dan 42 saham yang dihentikan sementara perdagangan efeknya. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 36 transaksi suspen terdiri atas tiga waran dan 36 saham.

Menurut Direktur Pengawasan Transaksi dan Kepatuhan BEI Uriep Budhi Prasetyo, fenomena kenaikan tersebut karena adanya pergerakan saham, khususnya di lapis kedua dan ketiga yang melampaui parameter yang telah ditetapkan oleh BEI, “Kemungkinan karena kami sudah memiliki identitas tunggal investor (SID), sehingga jika sebelumnya pengawasan dilakukan per anggota bursa, maka kali ini pengawasan dapat dilakukan per SID dengan melihat kepada trading ID milik investor,”ungkapnya. (bani)

BERITA TERKAIT

Permintaan Kredit di 13 Sektor Meningkat

  NERACA   Jakarta - Bank Indonesia melalui surveinya mencatat permintaan kredit pada 13 sektor ekonomi meningkat sepanjang triwulan III…

Deltamas Bukukan Penjualan Rp 811 Miliar - Permintaan Lahan Meningkat

NERACA Jakarta – Perusahaan pengembang kawasan industri, PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) mencatatkan penambahan marketing sales sepanjang sembilan bulan pertama…

Optimalisasi LKM/LKMS dalam Pembangunan Daerah

Oleh : Agus Yuliawan Pemerhati Ekonomi Syariah Semenjak diundangkannya Undang – Undang No 1 Tahun 2013 tentang Lembaga Keuangan Mikro …

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

ADHI Baru Serap Obligasi Rp 966,73 Miliar

PT Adhi Karya Tbk (ADHI) baru menggunakan dana hasil penerbitan obligasi berkelanjutan II Tahap I Tahun 2017 sebesar Rp966,73 miliar…

Lagi, CIMB Terbitkan Obligasi Rp 2 Triliun

PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) akan melakukan penawaran obligasi berkelanjutan II tahap III tahun 2017 dengan jumlah pokok Rp2…

Tawarkan Hunian Terjangkau - APLN Rampungkan Tower Pertama PGV

NERACA Jakarta - PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) melalui PT Graha Tunas Selaras merampungkan pembangunan tower pertama Podomoro Golf…