Muluskan Akuisisi, Cowell Development Rencanakan Rights Issue - Kuasai Saham Boliden Properties Ltd

NERACA

Jakarta – Guna memuluskan rencana pengembangan lahan dan pembelian saham Boliden Properties, emiten properti PT Cowell Development Tbk (COWL) akan melakukan penawaran umum terbatas (PUT) dalam rangka penerbitan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD).

Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam prospektusnya yang diterbitkan, Selasa (9/10). Rencananya, Cowell Development akan melepas 4,11 miliar saham atau 84,5% dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan dengan nilai nominal Rp100 dengan harga penawaran Rp220 per saham.

Nantinya, dana sebesar Rp905,51 miliar dari hasil penawaran umum terbatas (PUT) I ini, 99,98% akan digunakan untuk pembelian kepemilikan saham Boliden Properties Ltd pada PT Plaza Adika Lestari dan 0,60% untuk modal kerja, seperti pengembangan lahan dan pengerjaan proyek.

Nilai pembelian Boliden Properties Ltd sekitar Rp899,82 miliar atau setara 64,93 miliar saham. Setiap pemegang saham yang memiliki 20 saham lama yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham (DPS) pada 22 November 2012 mempunyai 109 HMETD di mana setiap satu HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli satu saham baru.

Apabila sisa saham tidak diambil bagian oleh pemegang saham seluruhnya, maka akan diambil oleh PT Gama Nusapala pada harga Rp220 per saham. Bila pemegang saham tidak melaksanakan haknya untuk membeli saham baru yang ditawarkan sesuai dengan porsi sahamnya maka kepemilikan proporsi pemegang akan mengalami penurunan (dilusi) hingga maksimum sebesar 84,5% setelah pelaksanaan HMETD.

Pelaksanaan HMETD ini akan efektif bila mendapatkan persetujuan pemegang saham pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 9 November 2012. Pernyataan pendaftaran penawaran HMETD menjadi efektif pada 9 November 2012.

Tanggal terakhir perdagangan saham dengan HMETD di pasar reguler dan negoisasi pada 19 November 2012, pasar tunai pada 22 November 2012, perdagangan saham tanpa HMETD di pasar reguler dan negoisasi pada 20 November 2012, pasar tunai pada 22 November 2012. Sedangkan pencatatan dalam daftar pemegang saham yang berhak atas HMETD pada 22 November 2012. Periode perdagangan dan pelaksanaan HMETD pada 26-30 November 2012. (bani)

BERITA TERKAIT

Geliatkan Transaksi Pasar ETF - BEI Berikan Insentif Hapus Biaya Transaksi

NERACA Jakarta – Dorong pertumbuhan pasar exchange traded fund (ETF), PT Bursa Efek Indonesia (BEI) terus berbenah melakukan pembangunan infrastruktur,…

Pertebal Likuiditas - Adhi Karya Rencanakan Rights Issue dan PMN

NERACA Jakarta – Geliatnya pembangunan infrastruktur yang tengah di bangun pemerintah memacu PT Adhi Karya (Perseo) Tbk (ADHI) untuk mengembangkan…

Maybank Indonesia Cetak Laba Rp 1,8 Triliun

NERACA Jakarta – Pendapatan PT Bank Maybank Indonesia Tbk (Maybank Indonesia) sepanjang tahun 2019 kemarin tumbuh 3,7% menjadi Rp10,8 triliun,…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Kadin: Industri Tidak Bisa Langsung Tumbuh Meski Harga Gas Turun

NERACA Jakarta - Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) menilai bahwa penurunan harga gas industri yang rencananya akan mulai berlaku…

Beli Rumah di Usia Muda Bukan Lagi Mustahil

Empat tahun sejak di lantik menjadi perwira polisi, Nuril Fajar (25) memberanikan diri mengambil rumah di usia muda. Hal ini…

PP Properti Rilis Obligasi Rp 401,3 Miliar

Perkuat likuiditas guna mendanai ekspansi bisnisnya, emiten properti PT PP Properti Tbk (PPRO) akan menerbitkan dua seri obligasi senilai dari…