free hit counter

Pemerintah Cari Solusi Stabilkan Harga CPO

Rabu, 10/10/2012

NERACA

Jakarta - Belum selesai memperjuangkan nasib minyak kelapa sawit (Crude Palm Oil/CPO) layak masuk produk ramah lingkungan, saat ini tengah dihantui lesunya permintaan pasar global. Beberapa negara eksportir CPO seperti Malaysia dan Indonesia terkena imbas harga jual rata-rata dunia mengalami penuruan. Pasalnya pasar utama tujuan ekspor sedang mengalami kelesuan akibat belum pulihnya kondisi ekonomi global.

Melihat fenomena tersebut, Kementerian Perdagangan RI tengah mencari solusi untuk mengatasi turunnya harga CPO dengan Malaysia, agar dapat menstabilkan harga. Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Deddy Saleh menjelaskan, pada dasarnya dari sisi permintaan masih cukup bagus, hanya saja ada beberapa negara besar dalama waktu bersaman telah menurunkan permintaan CPO.

“Sebetulnya mereka baru membuat statement bahwa akan menurunkan permintaan, tetapi hal tersebut menyebabkan secara psikologis telah mengganggu pasar, sehingga menyebabkan harga turun. Kita sekarang mencoba mencari mekanisme atau caranya bagaimana untuk menstabilkan harga agar tidak lagi turun jauh,” terangnya di Kantor Kementerian Perdagangan, Selasa (9/10).

Lakukan ReplantingNext