Rumah Sehat - Rakyat Miskin Dapat Berobat Gratis

NERACA

Dengan didirikannya Rumah Sehat, sebuah fasilitas preventif dan kuratif gratis, kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat miskin kini terpenuhi.

Untuk pelayanan kesehatan bagi rakyat miskin, Universitas Muslim Indonesia (UMI) bersama Badan Amil Zakat (Baznas) dan PT Pertamina membangun Rumah Sehat Baznas di Makassar, Sulawesi Selatan.

Ketua Yayasan Wakaf UMI Profesor Mokhtar Noerjaya mengatakan, lahan seluas 700 meter persegi di dalam Kompleks Rumah Sakit Ibnu Sina yang disiapkan oleh UMI merupakan wakaf dari Yayasan Wakaf UMI dalam untuk pembangunan Rumah Sehat, dimana kelak program kesehatan gratis untuk rakyat miskin dapat diimplementasikkan.

Lebih lanjut Mokhtar mengungkapkan, pihaknya mensinergikan pelayanan di Rumah Sehat Baznas dengan Rumah Sakit Ibnu Sina sebagai salah satu rujukan guna melayani kesehatan penduduk miskin di Sulawesi Selatan

Kala ada pasien yang membutuhkan dokter ahli, tutur dia, pasien akan dirujuk ke Ibnu Sina yang berada dalam satu lokasi yang sama. Rumah Sehat Baznas sudah punya 500 orang anggota yang telah disurvei ketat.

Ketua Umum Baznas Profesor Didin Hafidhuddin mengatakan, masyarakat miskin yang akan berobat di RS harus memenuhi sejumlah persyaratan. Salah satunya adalah menunjukkan surat keterangan tidak mampu. Selanjutnya, tim akan turun untuk menginvestigasi. Jika terbukti dari kelompok masyarakat ekonomi lemah, maka akan diterbitkan kartu tanda anggota yang dipakai untuk berobat.

Selain ditujukan bagi warga kurang mampu, pembangunan Rumah sehat ini juga menjadi salah satu rujukan guna melayani kesehatan penduduk miskin di Sulawesi Selatan. Dengan luas bangunan 700 meter persegi, Rumah Sehat yang berada dalam satu lokasi yang sama dengan Rumah Sakit Ibnu Sina ini memiliki 25 orang karyawan dan 5 orang dokter.

Selain itu, Rumah Sehat Baznas Makassar menyediakan falilitas preventif (pencegahan) dan kuratif (pengobatan). Berhubung kesehatan preventif jarang tersentuh, ke depan Rumah Sehat Baznas akan mengedepankan pelayanan kesehatan pencegahan. Di dalam Rumah Sehat sudah tersedia fasilitas yang disiapkan antara lain Unit Gawat Darurat, rawat inap, ruang ibu dan anak, dan ruang konsultasi psikologi.

Untuk mendukung pembangunan Rumah Sehat di Makasar yakni pembangunan gedung dan fasilitasnya, Baznas bekerjasama dengan Pertamina. Baznas mengucurkan Rp 140-Rp170 juta sebulannya guna pembiayaan rumah sehat ini.

PT Pertamina yang diwakili Corporate Secretary Nursatyo Argo mengungkapkan pihaknya menyiapkan dana Rp3 miliar untuk kerjasama kali ini. Dana itu kata Nursatyo adalah bagian dari Corporate Social Responsibility (CSR) Pertamina tahun 2012.

Dia melanjutkan, pembangunan ini juga memrupakan bagian dari pencapaian Milenium Development Goals (MDGs) seperti penurunan angka kematian bayi, angka kematian ibu, penurunan penderita gizi buruk dan pemberantasan penyakit infeksi.

Pembangunan Rumah Sehat ini adalah tindak lanjut Nota Kesepahaman Pertamina dengan Baznas 17 September 2011 silam. Pembagunan gedung berlangsung sejak lima bulan silam. Kini Rumah Sehat itu siap melayani pasien.

Rumah Sehat Baznas di Makasar adalah yang keempat yang dibangun. Sebelumnya telah dibangun di Jakarta, Jogjayakarta, dan Sidoarjo. Kedepannya, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) segera membangun dan mengelola Rumah Sehat lagi di Lampung dan Banten.

Related posts