Peran Orang Tua dalam Menumbuhkan Motivasi Anak

NERACA

Selain aktivitas yang diwarnai suasana kegembiraan, orangtua dituntut senantiasa kreatif dalam menciptakan media belajar anak sebagai alat bantu untuk memudahkan anak memahami pesan yang disampaikan.

Melatih anak agar dapat belajar secara lebih baik sebenarnya bisa dilakukan oleh para orangtua, karena banyak cara yang dapat dilakukan. Beberapa hal kreatif yang dilakukan oleh orangtua dalam mendidik dapat menunjang anak untuk berpikir. Jika tidak pintar-pintar menyiasatinya, maka mereka akan bosan dan malas untuk menerima pelajaran.

Menurut pakar pendidikan anak, Dr Seto Mulyadi Psi atau yang akrab disapa Kak Seto, dalam memotivasi anak untuk belajar terdapat cara yang berbeda-beda sesuai dengan usianya. Anak tidak bisa dipaksa untuk berkembang secepat yang diinginkan. Saat anak belajar, tidak perlu ada pemaksaan agar anak giat belajar karena anak akan bertahap dalam menerima pelajaran.

Menurut psikolog lulusan Fakultas Psikologi Universitas Indonesia ini, pembelajaran yang diberikan dengan cara yang menarik dan tidak membosankan, membuat anak lebih cepat menangkap informasi yang disampaikan. Dalam hal ini, kreativitas orangtua diperlukan dalam menumbuhkan motivasi belajar anak agar tak kendur, seperti memasuki dunia anak, semisal dengan mengajak bermain yang diselingi dengan permainan yang anak gemari.

Saat mengajarkan sesuatu kepada anak, tidak ada salahnya menggunakan media sebagai alat bantu untuk memudahkan anak menerima pelajaran. Sebagai orangtua yang dituntut senantiasa kreatif dalam menciptakan media belajar anak, orangtua tidak harus memilih media yang mahal untuk membantu anak agar cepat tangkap dalam menerima apa yang diajarkan.

Seperti membuat alat permainan sendiri, bisa alat yang terbuat dari balok kayu untuk membentuk puzzle yang akan merangsang otak anak untuk berpikir atau dengan membuat permainan menyusun rumah-rumahan yang merangsang si anak untuk berkreasi.

Related posts