Bank Maspion Bidik Dana Rp 100 Miliar Dari IPO

Selasa, 09/10/2012

Guna meningkatkan kecukupan modal, PT Bank Maspion Indonesia akan melakukan penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO) pada awal tahun depan. Rencananya, perseroan akan melepas 11% sahamnya ke public.

Presiden Direktur PT Bank Maspion Indonesia, Herman Halim mengatakan, pihaknya akan memakai laporan keuangan Juni 2012 untuk melepas 11% saham perdana ke publik. “Perolehan dana hasil penawaran saham perdana diperkirakan sekitar Rp100 miliar,”ujarnya di Jakarta, Senin (8/10).

Perseroan akan menawarkan saham perdana pada Desember 2012 sehingga dapat mencatatkan saham perdana di BEI pada awal Januari 2013. Adapun pertimbangan untuk melepas 11% saham ke publik untuk melakukan uji coba pasar. "Kami akan melepas 11% ke publik untuk test pasar. Dengan melepas 11% saham ke publik cukup untuk berkembang dalam waktu 1-2 tahun ke depan,"ungkapnya.

Lebih lanjut Herman menuturkan, perolehan dana hasil penawaran saham perdana digunakan untuk ekspansi kredit. Hingga September 2012, penyaluran kredit perseroan mencapai Rp2,4 triliun. Perseroan menjaga pertumbuhan kredit sebesar 25%-30%. "Kredit disalurkan sebagian besar untuk ritel mencapai 70%-80%, biasa konsumtif dan KPR," tutur Herman.

Selain itu, perseroan diharapkan dapat menjaga capital adequacy ratio (CAR) sebesar 15% dengan melepas saham ke publik. Saat ini CAR perseroan sekitar 16%. Dalam melakukan penawaran saham perdana, perseroan telah menunjuk PT Makinta Securities sebagai penjamin pelaksana emisi efek. (bani)