CIMB Niaga Syariah Perluas Jaringan di Banjarmasin

NERACA

Banjarmasin - PT Bank CIMB Niaga Tbk kembali menjadikan Kalimantan sebagai pasar potensial dengan membuka kantor cabang syariah di Banjarmasin, setelah yang pertama di Samarinda, Kalimantan Timur, menyusul tren pertumbuhan bisnis perbankan yang positif di Kalimantan Selatan.

"Kami yakin ke depannya pertumbuhan bisnis perbankan syariah terus tumbuh di bumi Kalimantan Selatan ini," kata Direktur Commercial Banking & Syariah CMIB Niaga, Handoyo Soebali di Banjarmasin, Jumat (5/10). Dia mengatakan, pengoperasian kantor cabang syariah Banjarmasin merupakan strategi perusahaan untuk lebih mendekatkan lagi pelayanan kepada masyarakat akan layanan perbankan syariah.

Berdasarkan data kajian ekonomi regional provinsi Kalimantan Selatan triwulan II-2012 yang dikeluarkan Bank Indonesia pertumbuhan bisnis perbankan menunjukan kecenderungan positif. Aset dan penyaluran kredit tumbuh lebih tinggi disbanding triwulan sebelumnya. Triwulan I tumbuh 33,01% dan trwiwulan II menjadi 37,82%.

Dana masyarakat yang dihimpun perbankan umum Kalimantan Selatan pada triwulan II tahun 2012 mencapai Rp31,29 triliun atau tumbuh 31,34% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Sedangkan laju inflasi menunjukkan penurunan sebesar 5,51% dibanding kuartal sebelumnya 6,03%.

Sementara itu, kinerja CMIB Niaga Syariah pada 30 Juni 2012 mencatatkan laba sebelum pajak sebesar Rp63 miliar atau meningkat 155% dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp25 miliar. Penyaluran dana untuk pembiayaan tercatat sebesar Rp4,24 triliun hingga 30 Juni 2012, atau meningkat 80% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang berada di posisi Rp2,36 triliun.

Sedangkan dana nasabah yang terhimpun meningkat 61% dari Rp2,55 triliun per 30 Juni 2011 menjadi Rp4,10 triliun pada 30 Juni 2012. Adapun aset juga meningkat 61% dari Rp3,53 triliun per 30 Juni 2011 menjadi Rp5,69 triliun pada 30 Juni 2012.

Mengenai layanan syariah yang diandalkan antara lain tabungan iB X-Tra Syariah dengan prinsip titipan (wadiah), pembiayaan PKR (pembiayaan kepemilikan rumah) dengan akad murabahah (jual beli), serta kartu pembiayaan Syariah Gold Card dengan limit dari Rp3 juta hingga Rp100 juta. Hingga Juni 2012 tercatat sebanyak 48.279 pemegang kartu tersebut. [rin]

BERITA TERKAIT

XL Beri Akses Alternatif Jaringan Internet - Dukung Sistem Komunikasi Kabel Laut

NERACA Jakarta - PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) terlibat penuh dalam pembangunan Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) Australia-Indonesia-Singapore yang…

Peluang Bisnis Ritel Syariah

Oleh : Agus Yuliawan Pemerhati Ekonomi Syariah Bisnis ritel di Indonesia—dalam beberapa tahun  akhir  ini mengalami kelesuan yang luar  biasa,…

MNC Insurance Targetkan Premi Rp 18 Miliar - Luncurkan Produk Asuransi Syariah

NERACA Jakarta – Mengoptimalkan potensi pasar syariah yang cukup luas dan juga memberikan produk layanan yang lebih lengkap kepada calon…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Soal E-Money, Bank Mandiri Kerjasama dengan 12 Bank

      NERACA   Jakarta - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Bank Mandiri) telah menjalin kesepakatan strategis dalam bidang…

Perbankan Diminta Realisasikan Targat Satu Juta Rumah

  NERACA   Jakarta - Sejak digulirkannya program satu juta rumah oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpupera), target…

ADB Dukung Bisnis Inklusif Di Indonesia

  NERACA   Jakarta - Bank Pembangunan Asia (Asian Development Bank/ADB) mendukung bisnis inklusif di Indonesia melalui investasi untuk sektor…