Commonwealth Kucuri Mandala Rp60 miliar

NERACA

Jakarta - Commonwealth Bank Indonesia, anak perusahaan Commonwealth Bank of Australia, memberikan fasilitas kredit (term loan facility) kepada PT Mandala Multifinance Tbk bertenor (jangka waktu) 3 tahun senilai Rp60 miliar.

Menurut Direktur Utama Commonwealth Bank Indonesia, Tony Costa, pemberian fasilitas kredit ini merupakan kerja sama strategis antara Commonwealth Bank Indonesia dengan Mandala Multifinance.

“Penyaluran kredit ini mencerminkan komitmen kami dalam mendukung perluasan usaha Mandala Finance dan fokus Commonwealth Bank Indonesia untuk terus mengembangkan bisnis Wholesale Banking,” papar dia, melalui keterangan tertulis yang diterima Neraca, Sabtu (6/10), pekan lalu.

Mandala Multifinance merupakan salah satu perusahaan pembiayaan terkemuka yang memfokuskan bisnis pada pembiayaan sepeda motor baru maupun bekas segala jenis merek. Perseroan memiliki jaringan yang mencakup seluruh sebagain besar wilayah Indonesia dan memiliki posisi pasar yang cukup baik karena dukungan pemegang saham mayoritas yang juga pemilik dealer Yamaha di daerah Jawa Barat dan Lampung.

Dengan aset lebih dari Rp3,7 triliun, membuat Mandala Multifinance menargetkan pembiayaan baru sebesar Rp5 triliun hingga akhir 2012.

BERITA TERKAIT

Bank BJB Bagikan Dividen Rp 880 Miliar

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) akan mempertahankan dividen pay out ratio tahun buku 2017 sebesar…

Harvest Time Targetkan Listing April 2018 - Lepas 1,86 Miliar Saham Ke Publik

NERACA Jakarta – Memanfaatkan melesatnya pertumbuhan indeks harga saham gabungan (IHSG), dinilai waktu yang tepat untuk melaksanakan penawaran umum saham…

Pemerintah Musnahkan Barang Ilegal Rp45 miliar

  NERACA Jakarta - Pemerintah memusnahkan barang-barang ilegal yang menjadi objek penyelundupan dan merugikan negara lebih dari Rp45 miliar yang…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Bikin Program Pendidikan, Bank Mandiri Gaet UGM

      NERACA   Jakarta - Bank Mandiri menjalin kerjasama dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) dalam peningkatan kemampuan perbankan…

Genjot DPK, BTN Gelar Program “Super Untung Jaman Now”

      NERACA   Jakarta - Berhasil meraih pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 20,45% di atas rata-rata industri…

Waspada Bahaya “Jackpotting”

    NERACA   Jakarta - Lembaga Riset Keamanan Siber dan Komunikasi atau Communication and Information System Security Research Center…