Erajaya Akuisisi 30% Saham Inovidea Senilai Rp 750 Juta

Jumat, 05/10/2012

Setelah mendapatkan fasilitas pinjaman sebesar Rp 1,2 triliun dari Bank Central Asia, memicu aksi korporasi PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) berjalan mulus. Salah satunya, perseroan telah melakukan transaksi pembelian 30% saham PT Inovidea Magna Global dengan nilai transaksi mencapai Rp750 juta.

Corporate Secretary ERAA Syaiful Hayat menjelaskan, akuisisi 750 lembar saham tersebut dilakukan perseroan dengan membeli saham Indovidea yang dimiliki oleh Kingsville Union Ltd. "Dengan nilai transaksi sesuai dengan nilai par value yaitu Rp750 juta," katanya dalam siaran persnya kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (4/10).

Inovidea adalah perusahaan terbatas yang berdomisili di Jakarta Utara. Perusahaan ini bergerak dalam bidang content provider. Disebutkan, tujuan masuknya perseroan sebagai pemegang saham Inovidea adalah sesuai dengan rencana untuk melakukan pengembangan usaha dalam bidang content provider.

Maka dengan akuisisi tersebut, susunan kepemilikan saham Inovidea adalah Kingsville Union mencapai 69%, Cun Cun Kizana (personal) sebesar satu persen dan Erajaya mencapai 30%. Sebelumnya, PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menaikkan plafon fasilitas kredit untuk PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) beserta anak-anak usahanya. Alhasil, plafon kredit tersebut menjadi Rp1,2 triliun.

Fasilitas kredit dari BCA tersebut akan diberikan secara joint borrowing. Di mana perseroan, atau anak usaha perseroan dapat melakukan penarikan atas pinjaman. Di mana empat anak usaha perseroan tersebut adalah PT Sinar Eka Selaras, PT Erafone Artha Retilindo, PT Data Citra Mandiri, dan PT Teletama Artha Mandiri. (bani)