Multi Agro Bidik Dana IPO Rp 500 Miliar

NERACA

Jakarta – Meskipun harga Crude Palm Oil (CPO) tengah dalam tekanan lantaran sentimen krisis eropa, tidak membuat surut niat PT Multi Agro Gemilang Plantations untuk menawarkan saham perdana atau initial public offering (IPO).

Kata Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI) Hoesen, perusahaan siap menawarkan saham perdana dan perkiraan dana yang bisa didapat kurang dari Rp 500 miliar, “Perseroan telah melakukan paparan mini (mini expose) dan rencananya menggunakan laporan keuangan Juni 2012,”katanya di Jakarta, Kamis (4/10).

Perusahaan perkebunan kelapa sawit di Sumatera dan Kalimantan ini memiliki aset kurang dari Rp 1 triliun. Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi, perseroan mempercayakan kepada PT Brent Securities.

Total calon eminten yang akan mencatatkan sahamnya, menurut Hoesen kini berjumlah 13 perusahaan. Selain Multi Agro, beberapa hari sebelumnya BEI juga menyambut kedatangan dua perusahaan, PT Wismilak Inti Makmur dan PT Pelita Cengkareng Paper.

Wismilak berencana menawarkan 30% sahamnya kepada publik dan bertindak sebagai underwriter PT Mandiri Sekuritas dan PT OSK Nusadana Securities Indonesia. Sedangkan PT Pelita Cengkareng Paper akan melepas 20% sahamnya ke publik. Pelita menargetkan listing pada 7 Desember mendatang. (bani)

BERITA TERKAIT

BTN Salurkan Dana CSR Rp 1,5 Miliar Selama Ramadan

Komitmen PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk berbagi di bulan Ramadan diwujudkan dengan menggelontorkan dana tanggung jawab sosial perusahaan atau…

GMF Bidik Pendapatan Rp 22 Miliar Pertahun - Kontrak Perawatan Pesawat Citilink

NERACA Jakarta - Jalin kerjasama antar anak usaha Garuda Indonesia Group, PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk dan PT…

PTPP Ikut Tunda Rencana IPO PP Energi - Kondisi Pasar Belum Kondusif

NERACA Jakarta – Menyusul beberapa perusahaan yang menunda untuk listing di pasar modal atau mencatatkan saham perdananya di pasar modal,…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Metrodata Bagikan Dividen Rp 10 Persaham

NERACA Jakarta - Berkah mencatatkan pertumbuhan laba bersih 12,1% sepanjang tahun 2017 kemarin, mendorong PT Metrodata Electronic Tbk (MDTL) untuk…

Duta Pertiwi Bidik Laba Bersih Rp 6 Miliar

NERACA Jakarta – Membaiknya harga batu bara, menjadi alasan bagi PT Duta Pertiwi Nusantara Tbk (DPNS) untuk mematok pertumbuhan bisnis…

Kapitalisasi Pasar di Bursa Tumbuh 0,24%

NERACA Jakarta - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat indeks harga saham gabungan (IHSG) dalam sepekan menjelang libur panjang Idul…