Bergerak Tidak Wajar, Saham Perdana Karya Disuspensi

Kamis, 04/10/2012

PT Bursa Efek Indonesia melakukan penghentian sementara (suspensi) atas perdagangan saham PT Perdana Karya Perkasa Tbk (PKPK). Kadiv Pengawasan Transaksi BEI, Irvan Susandy, mengatakan, suspensi ini dilakukan sehubungan dengan peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada saham PKPK sebesar Rp126 per saham atau 141,57%, “Peningkatan ini, yaitu dari harga penutupan Rp89 per saham pada 10 September 2012 menjadi Rp215 per saham pada 2 Oktober 2012," katanya dalam siaran persnya di Jakarta, Rabu (3/10).

Irvan menambahkan suspensi perdagangan saham ini dilakukan dalam rangka "cooling down" pada perdagangan Rabu. "Suspensi ini diberlakukan baik pada pasar reguler maupun pasar tunai," jelasnya.

Menurut Irvan, suspensi ini bertujuan memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar dalam mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya pada saham PKPK. "Kami juga mengimbau kepada pihak-pihak yang berkepentingan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan perseroan," ujarnya.

Dalam menjalankan usahanya perseroan memfokuskan bisnisnya pada tiga sektor antara lain penyewaan peralatan sekaligus dukungan operasional bagi kendaraan ringan maupun berat, selain itu juga konstruksi dan pertambangan batu bara Saat ini, emiten Bursa Efek Indonesia yang berkedudukan di Kalimantan Timur ini merambah bidang pertambangan batu bara dalam memenuhi kebutuhan lokal dan luar negeri seperti Thailand, Filipina, Malaysia dan Taiwan. (bani)