Bergerak Tidak Wajar, Saham Perdana Karya Disuspensi

PT Bursa Efek Indonesia melakukan penghentian sementara (suspensi) atas perdagangan saham PT Perdana Karya Perkasa Tbk (PKPK). Kadiv Pengawasan Transaksi BEI, Irvan Susandy, mengatakan, suspensi ini dilakukan sehubungan dengan peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada saham PKPK sebesar Rp126 per saham atau 141,57%, “Peningkatan ini, yaitu dari harga penutupan Rp89 per saham pada 10 September 2012 menjadi Rp215 per saham pada 2 Oktober 2012," katanya dalam siaran persnya di Jakarta, Rabu (3/10).

Irvan menambahkan suspensi perdagangan saham ini dilakukan dalam rangka "cooling down" pada perdagangan Rabu. "Suspensi ini diberlakukan baik pada pasar reguler maupun pasar tunai," jelasnya.

Menurut Irvan, suspensi ini bertujuan memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar dalam mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya pada saham PKPK. "Kami juga mengimbau kepada pihak-pihak yang berkepentingan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan perseroan," ujarnya.

Dalam menjalankan usahanya perseroan memfokuskan bisnisnya pada tiga sektor antara lain penyewaan peralatan sekaligus dukungan operasional bagi kendaraan ringan maupun berat, selain itu juga konstruksi dan pertambangan batu bara Saat ini, emiten Bursa Efek Indonesia yang berkedudukan di Kalimantan Timur ini merambah bidang pertambangan batu bara dalam memenuhi kebutuhan lokal dan luar negeri seperti Thailand, Filipina, Malaysia dan Taiwan. (bani)

BERITA TERKAIT

Penerangan Jalan yang tidak Berfungsi

Lampu PJU dipertigaan antara Jalan Jombang ( jalan Amir Machmud), Jalan Sumatra (Pintu Utara VBI) dan Jalan Sawil, Tangerang, dimatikan…

Saham Malacca Trust Dalam Pengawasan - Bergerak Di luar Kewajaran

NERACA Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah mencermati pola transaksi saham PT Malacca Trust Wuwungan (MTWI) karena telah…

KIOS Bilang Refleksi Minat Cukup Tinggi - Sahamnya Disuspensi BEI

NERACA Jakarta – Lantaran mengalami kenaikan harga saham dan waran di luar kewajaran, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) akhirnya melakukan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Sidang Dugaan Monopoli Aqua - Saksi Ahli : Praktik Monopoli Mutlak Dilarang

Dari sidang lanjutan atas dugaan praktik monopoli dan persaingan usaha tidak sehat yang dilakukan PT Tirta Investama dan PT Balina …

Terbitkan Obligasi Rp 2 Triliun - KAI Tawarkan Kupon Bunga Hingga 8%

NERACA Jakarta – Danai pengembangan ekspansi bisnisnya dan termasuk peremajaan armada, PT Kereta Api Indonesia (Persero) berencana menerbitkan obligasi I…

Laba Bersih Hartadinata Tumbuh 28,4%

NERACA Jakarta – Sepanjang kuartal tiga 2017, PT Hartadinata Abadi Tbk mencatatkan laba bersih sebesar Rp 95 miliar atau naik…