Tawuran Tidak Terjadi Secara Tiba-tiba

NERACA

Perubahan perilaku akibat ketertekanan atau ketidaknyamanan ketika berada di sekolah memungkinkan seseorang melakukan tindakan di luar kewajaran, seperti melakukan tawuran.

Perilaku pelajar kian memerihatinkan. Aksi anarkis, kekerasan, tawuran pelajar di mana-mana bahkan telah banyak membawa korban jiwa.Apabila sekarang mereka sudah terbiasa dengan tindak kekerasan, kita tidak akan dapat membayangkan bagaimana jadinya bangsa ini nantinya.

Perilaku kekerasan yang dilakukan oleh pelajar tidak mungkin terjadi secara tiba-tiba saja. Dalam teori perubahan perilaku memungkinkan seseorang melakukan tindakan di luar kewajaran sebagai akibat ketertekanan atau ketidaknyamanan ketika berada di sekolah dan atau di institusi keluarga sehingga sebagai "pelariannya" dituangkan di luar lingkungan sekolah seperti melakukan tawuran, kriminalitas dan sejenisnya.

Ketua Dewan Pembina Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA), Seto Mulyadi atau Kak Seto mengatakan, pelaku tawuran pelajar merupakan korban ketidakkondusifan lingkungan belajar. Sehingga, kata dia, ekspresi positif pelajar tidak terwadahi tetapi justru meluapkan tindakan negatif.

Ironis memang, kondisi pelajar sekarang yang "tandus" kepribadiannya kini jauh dari nilai-nilai sopan santun yang sebenarnya telah lama menjadi ciri khas bangsa Indonesia. Namun, oleh karena para pengelola negeri ini terkesan kurang mempedulikan atau menganggap enteng persoalan, mengakibatkan stressor-stressor (lingkungan buruk) dengan mudah masuk, sehingga memengaruhi kepribadian keras dan kasar para pelajar.

Selama arah pendidikan kita hanya semata-mata menekankan porsi akademik dan intelektual daripada budi pekerti dansoft skills, maka akan sulit bagi negeri ini mengatasi persoalan kenakalan remaja khususnya para pelajar.

BERITA TERKAIT

Teten Masduki Masuk 10 Besar Menteri Berkinerja Memuaskan

  Jakarta - Lembaga lembaga survei Alvara Research Center menyebutkan, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki masuk daftar 10 besar menteri…

SDI Al Azkar Berikan Bantuan Kepada Korban Banjir

  SDI Al Azkar Berikan Bantuan Kepada Korban Banjir NERACA Jakarta - Banjir yang melanda diberbagai wilayah di Indonesia, membuat…

JICT Resmikan Green Dock School Ke-9

  NERACA Jakarta - PT. Jakarta International Container (JICT) kembali berkomitmen memperbaiki sistem belajar mengajar, termasuk sarana dan prasarana sekolah-sekolah…

BERITA LAINNYA DI PENDIDIKAN

Teten Masduki Masuk 10 Besar Menteri Berkinerja Memuaskan

  Jakarta - Lembaga lembaga survei Alvara Research Center menyebutkan, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki masuk daftar 10 besar menteri…

SDI Al Azkar Berikan Bantuan Kepada Korban Banjir

  SDI Al Azkar Berikan Bantuan Kepada Korban Banjir NERACA Jakarta - Banjir yang melanda diberbagai wilayah di Indonesia, membuat…

JICT Resmikan Green Dock School Ke-9

  NERACA Jakarta - PT. Jakarta International Container (JICT) kembali berkomitmen memperbaiki sistem belajar mengajar, termasuk sarana dan prasarana sekolah-sekolah…