Lautan Luas Bentuk Perusahaan Baru Senilai US$ 6 Juta

PT Lautan Luas Tbk (LTLS) membentuk perusahaan baru yang merupakan hasil kerjasama dengan perusahaan terkemuka Jepang Ajinomoto Co, Inc. Perusahaan baru tersebut bernama PT Lautan Ajinonomoto Fina Ingredients.

Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya kepada Neraca di Jakarta kemarin. Disebutkan, perusahaan yang akan berlokasi di Cikarang Bekasi ini memiliki struktur kepemilikan saham untuk Lautan Luas sebesar 33,33% dan sisanya 66,67% dimiliki Ajinomoto. Nantinya, perusahaan baru ini akan memproduksi asam amino sebagai bahan baku, produk khusus turunan untuk bahan kosmetik. Perusahaan baru ini akan dibentuk pada tahun 2012, dengan rencana manufaktur bahan kosmetik untuk produk perawatan pribadi yang akan dimulai pada semester kedua tahun 2013.

Total investasi awal dan investasi di masa mendatang direncanakan sebesar US$ 6.000.000 dan modal dasar awal terdiri dari US$ 3.000.000. Asal tahu saja, Lautan Luas telah menjadi perwakilan Ajinomoto di bidang usaha bahan kosmetik sejak tahun 1997 di mana sejak saat itu telah terbangun hubungan kepercayaan dengan Ajinomoto dan menumbuhkan usaha dengan pesat.

Maka dengan pertumbuhan permintaan untuk bahan kosmetik yang menggunakan asam amino sebagai bahan baku, Lautan Luas memutuskan untuk memperkuat kemampuan pasokan bahan kosmetik di Indonesia dengan mendirikan perusahaan kerja sama di bidang manufaktur.

Lautan Luas merupakan perusahaan kimia yang terkemuka dan menonjol di antara perusahaanperusahaan Indonesia dengan pertumbuhan yang stabil. Kerja sama ini akan menerapkan pengetahuan Lautan Luas akan pasar lokal dan produk kimia manufaktur, untuk menciptakan basis produksi bahan kosmetik Ajinomoto yang pertama di Asia di luar Jepang. Adapun, Indonesia merupakan negara yang menjanjikan untuk pasar dan sumber bahan baku misalnya minyak kelapa sawit.

BERITA TERKAIT

Ombudsman: Saham PGN Turun Rugikan BPJS Ketenagakerjaan

Harga saham PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGAS) atau PGN sempat terkoreksi akibat adanya wacana penurunan harga gas industri.…

Sengketa Dengan Geo Dipa Energi - Kuasa Hukum BGE : Ada Penyalahgunaan Kewanangan Pejabat KPK

Terkuaknya surat keterangan permohonan klarifikasi kepada Bank HSBC Indonesia yang diterbitkan oleh Deputi bidang Penindakan Komisi Pemberantasa Korupsi, Pahala Nainggolan,…

Sistem ERP SystemEver Pacu Bisnis Distribusi Alkes

Perusahaan distribusi alat kesehatan (Alkes) memegang peranan yang krusial di era industri 4.0. Tantangan mereka bukan hanya menjawab kebutuhan layanan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Adhi Commuter Bidik Dana IPO Rp 2,5 Triliun

NERACA Jakarta –Kembangkan ekspansi bisnisnya di sektor properti yang terintegrasi dengan moda transportasi menjadi fokus utama PT Adhi Commuter Properti…

Dampak Suspensi Saham - Tiphone Mobile dan KSEI Saling Tuduh

NERACA Jakarta –Dinilai melakukan salah prosedur karena penundaan pembayaran bunga ke-4 dan pelunasan pokok atas obligasi berkelanjutan II Tiphone tahap I…

Genjot Pertumbuhan Bisnis Gudang - Makmur Berkah Bidik Pendapatan Rp 120 Miliar

NERACA Jakarta – Kejar pertumbuhan bisnis lebih agresif lagi di sektor kawasan industri dan penyewaan gudang, PT Makmur Berkah Amanda…