Panasnya Jakarta 32°C

Sabtu, 06/10/2012

NERACA

Berkreativitas merupakan hal yang sangat menyenangkan. Lewat kreativitas kita dapat mengembangkan dan menuangkan ide-ide positif kita dan yang pastinya dengan berkreativitas kita tidak akan membuang-buang waktu kita dengan percuma. Kreativitas memang merangsang diri kita untuk terus menemukan hal-hal baru, dan tentunya dengan kreativitas kita dipacu untuk terus menghasilkan karya-karya dan ide-ide baru.

Dibuka dengan penampilan Krontjong Toegoe Cafrinho, membuka dan memanaskan Jakarta 32°C yang diadakan di Galeri Nasional Indonesia, Jakarta Pusat. Pameran dua tahunan ini sepertinya memang sangat ditunggu-tunggu, dan Jakarta 32°C menjadi pemanas bagi Mahasiswa-mahasiswi untuk terus berkreativitas dan terus memberikan karya-karya menarik.

Pameran Jakarta 32°C ini sendiri memang diperuntukan untuk mahasiswa-mahasiswi yang berada dijakarta. Yang mengikuti pameran ini sendiri tidak hanya, berasal dari kampus seni atau seni rupa saja, mahasiswa-mahasiswi berbagai jurusan bisa mengikuti pameran ini. Pameran Jakarta 32°C yang kelima ini diikuti oleh 10 Universitas atau Peguruan Tinggi se-Jakarta dengan jumlah peserta sebanyak 27 orang.

Para peserta pameran Jakarta 32°C banyak berasal dari Universitas Indonesia, Institut Kesenian Jakarta, Universitas Bina Nusantara, Universitas Pelita Harapan, Universitas Negeri Jakarta, Mercu Buana, UPI Y.A.I, Universitas Multimedia Nusantara, Universitas Tarumanegara dan Interstudi. Karya seninya pun beraneka ragam, dari seni lukis, seni patung, hingga fotografi.

Pameran karya seni Jakarta 32°C sendiri berlangsung sejak 22 September hingga 8 Oktober 2012. Pameran Jakarta 32°C sendiri memang sangat memperlihatkan kreativitas mahasiswa-mahasiswi, bahwa mereka tak hanya bisa menyuarakan suaranya lewat demo di jalan saja, tapi mereka bisa lebih lantang menyuarakannya lewat karya seni dan bila dirasakan sepanas Jakarta 32°C.