Mendesain Ruangan Terbuka Multifungsi

Sabtu, 06/10/2012

NERACA

Mendesain ruang terbuka dalam rumah kini telah menjadi tren yang banyak diaplikasikan di rumah-rumah modern saat ini. Ruang terbuka memang memiliki fungsi yang sangat banyak, dari penghematan listrik hingga pengurangan penggunaan air conditioner.

Upaya mengurangi efek rumah kaca memang terus digalakkan oleh negara-negara, khususnya bagi negara-negara yang menyumbangkan gas emisi yang cukup banyak, pengurangan penggunaan listrik, meski tidak kita sadari dan dampaknya sangat kecil, namun hal tersebut sudah membantu mengurangi efek rumah kaca.

Mendesain ruangan yang terhubung satu dengan lainnya dan memiliki bukaan yang cukup banyak adalah salah satu desain rumah saat ini. Gaya terbuka kaum urban yang serba aktif, dinamis, simple, dan fungsional dapat menjadikan inspirasi bagi kita dalam menatainterior ruang mungil.

Dengan menggabungkan dan menghubungkan ruangan-ruangan di dalam rumah kita, jadi kita tidak perlu memerlukan banyak lahan dan bisa cukup membuat banyak ruangan meski ukuran rumah kita cukup mungil. Selain itu, setiap ruangan terhubung dengan mudah dan menjadi satu, meski tetap memiliki konsentrasi sendiri-sendiri.

Semakin banyak bukaan atau ruang terbuka, maka penggunaan listrik pun akan semakin sedikit. Gaya hidup masyarakat perkotaan saat ini cenderung menjadi semakin dinamis. Pasangan muda yang sama-sama bekerja bisa menjadi inspirasi bagi kita untuk menata ruang menjadi fungsional dengan memuat beberapa fungsi ruang dalam satu ruang penataan. Beragam fungsi ruang akan digabung menjadi satu ruang yang serbaguna. Ruang serbaguna ini akan memiliki tiga fungsi, yakni ruang tamu, ruang keluarga, dan ruang makan.

sebaiknya letakkan atau tempatkan ruang serbaguna di bagian rumah yang memiliki intensitas digunakan cukup tinggi hingga mudah dan fleksibel dalam penggunaannya. Pemilihan furnitur juga sebaiknya dipilih elemen furnitur bebas yang dapat dengan mudah dipindah-pindah.

Jika suatu saat ada sebuah acara keluarga maka kita tinggal mengatur ruang dengan memindahkan furnitur ke pinggir ruangan, dan tercipta satu ruang yang cukup besar di tengah. Karena itu sebaiknya pilihlah furnitur yang tidak memiliki beban yang cukup berat, agar kita mudah bila ingin memindahkan.

Sudah banyak hotel-hotel atau apartemen yang menganut dan terinspirasi dengan ruang terbuka yang multifungsi. Sehingga satu ruang dapat memiliki tiga fungsi sekaligus. Misalnya, kita membagi sebuah ruang serba guna menjadi ruang tamu, ruang keluarga, dan ruang makan.

Semua kegiatan bisa kita lakukan di satu ruangan yang sama. Perbedaan prinsip antara ruang serbaguna dan ruang satu fungsi adalah terletak pada pembatas ruang. Pada ruang serbaguna tidak ada pembatas secara fisik. Pembagian ruang begitu terbuka, sehingga beberapa aktivitas keluarga bisa berlangsung di satu ruangan yang sama tanpa terhalang dinding atau sekat rumah.