Laba AKR Corporindo Anjlok 85% di Semester I-2012

Sepanjang semester I-2012, PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) mencatatkan penurunan laba hingga 85% menjadi Rp 284 miliar, dibandingkan perolehan laba pada periode yang sama di 2011 yang mencapai Rp 1,927 triliun. Penurunan laba tersebut seiring dengan meningkatnya beban pokok penjualan dan pendapatan yang mencapai Rp 10,09 triliun atau lebih tinggi dari periode semester I-2011 yang hanya sebesar Rp 8,59 triliun.

Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta kemarin. Disebutkan, perseroan juga mengalami kerugian laba per saham yang turun drastis dari Rp 507,28 di semester I-2011 menjadi Rp 77,58.

Selain itu, perseroan juga mencatat rugi kurs selama periode semester I-2012 dimana mencapai Rp 34 miliar. Padahal pada periode yang sama di 2011, perseroan mampu mencatat laba selisih kurs hingga Rp 32,1 miliar. Namun, perseroan masih mampu mencatat peningkatan laba usaha dari Rp 284,6 miliar di 2011 pada semester I menjadi Rp 391,62 pada semester I-2012.

Tahun lalu, perseroan mampu mendapatkan laba dari operasi yang dihentikan hingga Rp 1,6 triliun sedangkan di tahun 2012 tak ada lagi perolehan laba dari operasi tersebut. Total aset AKRA tercatat mencapai Rp 9,56 triliun di semester I-2012 atau lebih tinggi dari semester I-2011 yang hanya sebesar Rp 7,77 triliun. (bani)

BERITA TERKAIT

Laba Bersih BULL Melesat Tajam 109,72%

NERACA Jakarta – Di kuartal pertama 2018, PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL) mencatatkan pertumbuhan laba bersih sebesar 109,72% menjadi…

Duta Pertiwi Bidik Laba Bersih Rp 6 Miliar

NERACA Jakarta – Membaiknya harga batu bara, menjadi alasan bagi PT Duta Pertiwi Nusantara Tbk (DPNS) untuk mematok pertumbuhan bisnis…

Kioson Bidik Kantungi Laba Rp 9 Miliar - Tambah 50 Ribu Outlet

NERACA Jakarta – Sepajang tahun ini, PT Kioson Komersial Indonesia Tbk (KIOS), persuahaan online to offline (O2O)menyampaikan optimisme bisa mengantongi…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Sunandar Resmi Jadi Dirut Baru KPEI

Berdasarkan hasil rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST), PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) merombak jajaran direksi. Dimana para pemegang…

Indo Straits Raih Kontrak Baru Rp 121 Miliar

Belum lama ini, PT Indo Straits Tbk (PTIS) medapat kontrak baru senilai Rp 121 miliar berupa penyediaan crane barge untuk…

PNRI Terbitkan MTN Rp 145 Miliar

Guna menunjang pengembangan bisnisnya, Perum Percetakan Negara Republik Indonesia (PNRI) menerbitkan surat utang jangka menengah alias medium term notes (MTN)…