Hari ini Katarina Efektif Delsiting dari BEI

Keputusan PT Bursa Efek Idonesia (BEI) menghapus pencatatan atau delisting saham PT Katarina Utama Tbk (RINA), berlaku efektif Senin awal pekan 1 Oktober 2012. Informasi tersebut disampaikan BEI dalam siaran persnya di Jakarta akhir pekan kemarin.

Disebutkan dengan dicabutnya status perseroan sebagai perusahaan tercatat, maka perseroan tidak lagi memiliki kewajiban sebagai perusahaan tercatat. Namun penghapusan efek ini tidak menghapuskan kewajiban-kewajiban yang belum dipenuhi oleh perseroan kepada bursa.

Alasan mendasar masalah yang dihadapi RINA adalah tidak membukukan pendapatan dan hanya beban usaha dan beban administrasi bank pada 2010. Pada kuartal kedua 2012, RINA membukukan rugi bersih sebesar 47,2 juta atau sedikit lebih baik bila di bandingkan dengan periode yang sama di 2011 yang mencetak kerugian sebesar 4,1 miliar. Namun, rugi bersih di 2011 sudah mencapai Rp 37,8 miliar, dan rugi bersih setahun sebelumnya Rp 77,53 miliar.

Sejak 18 Juli 2012, manajemen RINA telah menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Luar Biasa (RUPSLB) dan melakukan pergantian nama perusahaan serta pergantian kepemimpinan perusahaan. Saham RINA telah dihentikan sementara perdagangan saham sejak 1 September 2010.

Sebelum keputusan ini, BEI telah meminta perkembangan restruktrisasi PT Surya Intrindo Makmur Tbk (SIMM). Hingga kini belum ada perkembangan restrukrisasi yang dilaporkan ke BEI. (bani)

BERITA TERKAIT

Dari Semarang Ke Banjarmasin dan Palembang - Citilink Buka Rute Penerbangan

NERACA Jakarta -Maskapai berbiaya murah (LCC) Citilink Indonesia kembali membuka dua rute penerbangan langsung Semarang - Palembang dan Semarang -…

Intiland Catatkan Penjualan Rp 3 Triliun - Melesat Dari Target

NERACA Jakarta – Emiten properti, PT Intiland Development Tbk (DILD) berhasil meraih pendapatan penjualan (marketing sales) sebesar Rp3 triliun hingga…

CPPD Sukabumi Berhasil Tarik PKB Sebesar Rp 104.578.000 - Lakukan Opgab Tiga Hari

CPPD Sukabumi Berhasil Tarik PKB Sebesar Rp 104.578.000 Lakukan Opgab Tiga Hari NERACA Sukabumi - Cabang Pelayanan Pendapatan Daerah (CPPD)…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Sidang Dugaan Monopoli Aqua - Saksi Ahli : Praktik Monopoli Mutlak Dilarang

Dari sidang lanjutan atas dugaan praktik monopoli dan persaingan usaha tidak sehat yang dilakukan PT Tirta Investama dan PT Balina …

Terbitkan Obligasi Rp 2 Triliun - KAI Tawarkan Kupon Bunga Hingga 8%

NERACA Jakarta – Danai pengembangan ekspansi bisnisnya dan termasuk peremajaan armada, PT Kereta Api Indonesia (Persero) berencana menerbitkan obligasi I…

Laba Bersih Hartadinata Tumbuh 28,4%

NERACA Jakarta – Sepanjang kuartal tiga 2017, PT Hartadinata Abadi Tbk mencatatkan laba bersih sebesar Rp 95 miliar atau naik…