Semester Satu, Idofarma Catatkan Penjualan Rp 404,7 Miliar

NERACA

Jakarta - Sepanjang semester I-2012, PT Indofarma Tbk (INAF) membukukan penjualan bersih mencapai Rp404,7 miliar dan laba bersih Rp6,1 miliar atau turun 281,9% dari periode yang sama 2011 sebesar Rp23,3 miliar.

Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya kepad Bursa Efek Indonesia (BEI) akhir pekan kemarin. Pada periode tersebut, penjualan perseroan mengalami kenaikan dari penjualan semester pertama 2011 sebesar Rp323,8 miliar. Kenaikan itu juga seiring dengan beban pokok penjualan menjadi Rp244,9 miliar dari Rp209,3 miliar.

Dengan demikian laba bruto perseroan juga naik menjadi Rp159,7 miliar dari Rp114,4 miliar. Namun dengan beban penjualan mencapai Rp138,4 miliar maka laba usaha menjadi Rp21,2 miliar. Pada periode yang sama 2011, beban penjualan mencapai Rp131,4 miliar sehingga laba usaha periode tersebut sebesar Rp17,02 miliar.

Jumlah tersebut masih dikurangi dengan beban penghasilan sebesar Rp10,7 miliar sehingga laba sebelum pajak menjadi Rp10,5 miliar. Sedangkan periode 2011 beban penghasilan sebesar Rp12,6 miliar sehingga laba sebelum pajak menjadi Rp29,7 miliar.

Pada semester I tahun ini, perseroan menanggung pajak penghasilan sebesar Rp4,4 miliar maka laba bersih menjadi Rp6,1 miliar. Untuk periode yang sama tahun lalu sebesar Rp6,3 miliar seingga laba bersih mencapai 23,3 miliar. Dengan demikian laba bersih perseroan turun 281,9 persen. Sementara, total aset perseroan hanya naik tipis menjadi Rp1,14 triliun dari Rp1,11 triliun per 31 Desember 2011. (bani)

BERITA TERKAIT

Investasi Pasar Modal di Kalbar Meningkat - Catatkan 9.566 Jumlah Investor

NERACA Pontianak - Kepala Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) cabang Pontianak, Taufan Febiola mengatakan, per 31 Januari 2018 sudah…

Target Penjualan Agung Podomoro Stagnan - Mengandalkan Proyek Eksisting

NERACA Jakarta – Tahun ini, PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) menargetkan marketing sales atau prapenjualan senilai Rp 4,9 triliun.…

Ekspor Industri Alas Kaki Menapak Hingga US$4,7 Miliar

NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian memprioritaskan pengembangan industri alas kaki nasional agar semakin produktif dan berdaya saing, terlebih lagi karena…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

TBIG Berikan Layanan Kesehatan di Jateng

Sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR), PT Tower Bersama InfrastructureTbk (TBIG) memberikan bantuan pangan dan…

BEI Perpanjang Suspensi GREN dan TRUB

Lantaran belum melakukan pembayaran denda, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memperpanjang penghentian sementara perdagangan efek PT Evergreen Invesco Tbk (GREN)…

Bukalapak dan JNE Hadirkan Layanan JTR

Sebagai bentuk komitmen Bukalapak untuk terus berusaha memberikan layanan terbaik dan mengoptimalkan jasa layanan pengiriman barang besar yang dapat mempermudah dan…