Saham Garda Tujuh Buana Dalam Pengawasan BEI

Lantaran bergerak diluar kewajaran, pergerakan saham PT Garda Tujuh Buana Tbk (GBTO) masuk dalam pengawasan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) atau unusual market activity (UMA). Informasi tersebut disampaikan BEI dalam siaran persnya di Jakarta, Kamis (27/9).

Direktur Utama BEI Ito Warsito dan Direktur Pengawasan dan Kepatuhan BEI Uriep Budhi Prasetyo mengatakan, dengan terjadinya UMA atas saham GTBO tersebut, bursa sedang mencermati perkembangan harga dan aktivitas transaksi saham perseroan.

Kata Ito, pengumuman UMA tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di pasar modal. Oleh karena itu, para investor diharapkan untuk memperhatikan jawaban perusahaan tercatat atas permintaan konfirmasi bursa, mencermati kinerja perusahaan tercatat dan keterbukaan informasinya.

Selain itu, investor diharapkan mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi. Sebagai informasi, saham GTBO Kamis sore kemarin ditutup menguat 15,1% ke Rp4.375 dengan volume 2,1 juta saham. Penutupan tertinggi saham GTBO terjadi pada perdagangan 14 September 2012 di Rp7.200. Pada penutupan 24 september di level Rp6.150 dan pada penutupan Rp4.925. (bani)

BERITA TERKAIT

BEI Gagas Desa Nabung Saham di Lampung

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Lampung menggagas Desa Nabung Saham untuk mendorong agar masyarakat memiliki penghasilan tambahan.”Sudah ada satu…

Menteri Dalam Negeri - Kepala Daerah Waspadai Area Korupsi

Tjahjo Kumolo Menteri Dalam Negeri Kepala Daerah Waspadai Area Korupsi Kendari - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan kepala daerah…

BEI Targetkan 2000 Investor di Papua Barat

NERACA Monokwari - Penetrasi pasar modal lebih luas lagi, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menargetkan peningkatan 2.000 investor dari Provinsi…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Minat Asuransi Meningkat - Zurich Buka Agen di Yogyakarta dan Jateng

NERACA Yogyakarta -Perluas penetrasi pasar asuransi di dalam negeri, perusahaan asuransi jiwa terkemuka di Indonesia Zurich membuka kantor keagenan keduanya…

Nusantara Infrastructure Bagikan Dividen

NERACA Jakarta - Berkah mencatatkan kinerja keuangan yang positif, PT Nusantara Infrastructure Tbk (META) berencana untuk memberikan deviden kepada para…

Metrodata Tuntaskan Merger Anak Usaha

PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL) merampung merger dua entitas bisnis anak usahanya yakni PT Logicalis Metrodata Indonesia (LMI) dengan PT…