Pefindo Beri Peringkat AA- Untuk Obligasi Mitra Adiperkasa

Pefindo menaikkan peringkat PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) dan obligasi I 2010 (seri A dan B) menjadi 'AA-' dari sebelumnya 'A+'. Selain itu, Pefindo juga menaikkan peringkat sukuk ijarah I 2009 seri A dan B yang diterbitkan perusahaan menjadi 'AA(sy)' dari 'A+(sy)'.

Analis Pefindo Vonny Widjaja mengatakan, kenaikan peringkat ini disebabkan oleh pertumbuhan bisnis Mitra Adiperkasa yang stabil, yang ditunjang oleh pertumbuhan penjualan dari toko yang sudah ada maupun dari ekspansi toko yang sukses, “Rating ini menggambarkan perseroan mampu mempertahankan rasio proteksi arus kas yang kuat,”katanya dalam siaran persnya di Jakarta, Kamis (27/9).

Dia menjelaskan, peringkat yang diberikan mencerminkan posisi pasar perusahaan yang kuat di industri ritel modern, yang didukung oleh konsep ritel serta merek yang kuat dan terdiversifikasi dengan baik, lokasi toko-toko perusahaan yang cukup tersebar untuk melayani target pasar perusahaan yang beragam dan proteksi arus kas yang kuat.

Namun, peringkat dibatasi oleh besarnya belanja modal perusahaan setiap tahunnya. MAPI merupakan salah satu pemain ritel terbesar di Indonesia, yang fokus melayani segmen pasar menengah dan menengah atas.

Hingga 30 Juni 2012, pemegang saham utama MAPI adalah PT Satya Mulia Gema Gemilang sebesar 56%. Emiten ritel ini telah melakukan pembukaan gerai Debenhams di Lippo Mall Kemang, Jakarta Selatan.

Pemilihan Lippo Mall Kemang ini dikarenakan lokasinya yang strategis dengan akses terjangkau sehingga para pelanggan yang tinggal di daerah Jakarta Selatan dapat dengan mudah mendapatkan koleksi dari merek ternama. (bani)

BERITA TERKAIT

Penuhi Kebutuhan Belanja Modal - Bank Permata Beri Pinjaman Anak Usaha TOWR

NERACA Jakarta –Danai kebutuhan belanja modal dan ekspansi bisnisnya, PT Iforte Solusi Infotek yang merupakan anak usaha PT Sarana Menara…

Ini 5 Alasan Harus Pilih HPB Untuk Portfoliomu

Ini 5 Alasan Harus Pilih HPB Untuk Portfoliomu  NERACA Jakarta - Belakangan ini, di forum-forum diskusi blockchain sedang ramai-ramainya membahas…

Presiden Berwenang untuk Tidak Sahkan RUU Pertanahan - Guru Besar Hukum Unpad, Prof Ida Nurlinda

Presiden Berwenang untuk Tidak Sahkan RUU Pertanahan Guru Besar Hukum Unpad, Prof Ida Nurlinda NERACA Jakarta - Guru besar Hukum…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Lepas 414 Juta Saham Ke Publik - Telefast Indonesia Bidik Dana IPO Rp 80 Miliar

NERACA Jakarta – Dorong pertumbuhan emiten di pasar modal, PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS) bakal membawa anak usahanya PT…

Lunasi Utang Jatuh Tempo - APLN Berharap Suntikan Pemegang Saham

NERACA Jakarta – Dalam rangka menyehatkan kinerja keuangan dan termasuk memangkas beban utang, PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) terus…

Bangun Pabrik di Kalteng - SIMP Targetkan Rampung di Kuartal IV

NERACA Jakarta – Memacu kapasitas produksi crude palm oil (CPO), PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP) terus menambah pabrik baru.…