SMF-Muamalat Biayi Hunian Syariah - Plafon Naik Jadi Rp628 Miliar

NERACA

Jakarta - PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) menaikkan pembiayaan sekuritisasi ke PT Bank Muamalat Tbk sebesar Rp328 miliar. Sebelumnya, kedua institusi pernah bekerja sama untuk program yang sama senilai Rp300 miliar. Sehingga total plafonnya menjadi Rp628 miliar.

Direktur Korporasi PT Bank Muamalat Tbk, Luluk Mahfudah mengatakan, permintaan masyarakat terhadap pembiayaan hunian terbilang tinggi, terlebih untuk yang berskema syariah, karena dinilai kompetitif dan menguntungkan. “Mekanisme pembiayaan dengan akad Mudharabah Muqayadah ini dilakukan melalui penanaman dana oleh SMF kepada Bank Muamalat dengan bagi hasil untuk kegiatan usaha penyaluran Pembiayaan Hunian Syariah,” jelas Luluk di Jakarta, Kamis (27/9).

Bank Muamalat, lanjut Luluk, akan menyalurkan lagi dana tersebut melalui produk Pembiayaan Hunian Syariah. Produk ini memberikan dua alternatif transaksi bagi nasabah, yakni secara kongsi (musyawarah) ataupun jual beli (muarabahah).

Pembiayaan yang khusus diperuntukkan bagi kalangan individu ini memiliki jangka waktu pengembalian hingga 15 tahun. "Produk pembiayaan kami tidak hanya comply dengan syariah, namun juga kompetitif dengan jangka waktu pengembalian yang panjang, nilai angsuran yang tidak fluktuatif,” ujar dia.

Sementara Direktur Utama SMF, Raharjo Adisusanto menilai, melalui pembiayaan ini berarti dana pasar modal yang sifatnya jangka menengah atau panjang mengalir lagi ke industri pembiayaan perumahan syariah.

Dengan demikian, sambung Raharjo, melalui perjanjian kerja sama ini berarti SMF telah melakukan Refinancing Pembiayaan Hunian Syariah kepada beberapa bank syariah sebesar Rp2 triliun yang keseluruhannya untuk plafon debitur sampai dengan Rp350 juta. "Itu berarti memberi prioritas kepada masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah," papar dia. **ardhi

BERITA TERKAIT

Kondisi Bank Muamalat Masih Baik

  NERACA Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai kondisi Bank Muamalat saat ini masih dalam kondisi yang baik dan…

Bank BJB Bagikan Dividen Rp 880 Miliar

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) akan mempertahankan dividen pay out ratio tahun buku 2017 sebesar…

Harvest Time Targetkan Listing April 2018 - Lepas 1,86 Miliar Saham Ke Publik

NERACA Jakarta – Memanfaatkan melesatnya pertumbuhan indeks harga saham gabungan (IHSG), dinilai waktu yang tepat untuk melaksanakan penawaran umum saham…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Bikin Program Pendidikan, Bank Mandiri Gaet UGM

      NERACA   Jakarta - Bank Mandiri menjalin kerjasama dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) dalam peningkatan kemampuan perbankan…

Genjot DPK, BTN Gelar Program “Super Untung Jaman Now”

      NERACA   Jakarta - Berhasil meraih pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 20,45% di atas rata-rata industri…

Waspada Bahaya “Jackpotting”

    NERACA   Jakarta - Lembaga Riset Keamanan Siber dan Komunikasi atau Communication and Information System Security Research Center…