Relisting, Sekar Bumi Tawarkan Harga Rp 100 Per Saham

NERACA

Jakarta –PT Sekar Bumi Tbk (SKBM) akan melakukan pencatatan saham kembali (relisting) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (28/9) dengan melepas sebanyak 851,39 juta lembar saham dengan nilai nominal Rp100 per saham. "Harga saham tergantung Bursa. Jadi lihat besok saja, yang pasti harga terakhir Rp100 per saham. Ketentuan nilai nominal dan nilai saham Rp100 per saham," kata Sekretaris Perusahaan SKBM, Ivone Margaretha di Jakarta, Kamis (27/9)

Dalam prospektus PT Sekar Bumi Tbk disebutkan, emiten yang bergerak di bidang industri manufaktur dan penyalur makanan olahan beku itu memiliki modal dasar Rp140 miliar, modal ditempatkan Rp85,139 miliar dan modal disetor Rp85,139 miliar.

Pencatatan saham kembali dilakukan Sekar Bumi untuk memenuhi tanggung jawab terhadap "stakeholders" sebagai perusahaan publik, lalu mengakomodasi kepentingan pemegang saham publik dalam hal likuiditas perdagangan saham perseroan.

Selain itu, dipaparkan dalam prospektus, juga membuka kesempatan kepada para pemodal, baik domestik maupun asing untuk memiliki saham perseroan yang dicatatkan di BEI. "Sehingga, Sekar Bumi mendapat kesempatan untuk memperoleh dana dari pasar modal dalam rangka pengembangan usaha," papar Manajemen Sekar Bumi.

Sebelumnya, Direktur Penilaian Perusahaan BEI Hoesen mengatakan, proses pencatatan saham kembali di BEI akan sama pada saat perseroan melakukan penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO), jika ada saham yang kembali ditawarkan. "Jika tidak ada saham baru yang ditawarkan, maka saham Sekar Bumi akan langsung dicatatkan di papan bursa," katanya.

Sekar Bumi dihapuskan sahamnya dari bursa (delisting) pada akhir November 2009 lalu. Alasan "delisting" Sekar Bumi, dikarenakan mengalami kondisi atau peristiwa yang secara signifikan berpengaruh negatif terhadap kelangsungan usaha, baik secara finansial ataupun secara hukum atau kelangsungan status perusahaan tercatat sebagai perusahaan terbuka serta tidak dapat menunjukkan indikasi pemulihan yang memadai.

Sekar Bumi saat itu memiliki kode saham SKBM yang tercatat di Bursa Efek Surabaya (BES). Selain SKBM, emiten yang dihapus sahamnya yakni, PT Jasa Angkasa Semesta Tbk (JASS), PT Courts Indonesia Tbk (MACO), PT Singleterra Tbk (SING), PT Bukaka Teknik Utama Tbk (BUKK), PT Sara Lee Body Care Indonesia Tbk (PROD), dan PT Tunas Alfin Tbk (TALFA dan TALFB). (ant/bani)

BERITA TERKAIT

Paramount Tawarkan Rumah untuk Kalangan Menengah

Paramount Tawarkan Rumah untuk Kalangan Menengah NERACA Jakarta - Paramount Land, perusahaan pengembang properti yang berpusat di Gading Serpong, Kabupaten…

Perbankan Berlomba Tawarkan Layanan dan Produk Digital

      NERACA   Jakarta - Laporan Maverick Banking Media Performance Report Q1-2018 menyebutkan bahwa industri perbankan semakin beradaptasi…

Satgas Temukan Harga Beras di Tangerang Turun

Satgas Temukan Harga Beras di Tangerang Turun NERACA Serang - Hasil monitoring Satuan Tugas (Satgas) Pangan Provinsi Banten di Kota…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Profil Keuangan Dinilai Stabil - Moody’s Naikkan Peringkat XL Axiata

NERACA Jakarta – Meski pencapaian kinerja keuangan di kuartal pertama 2018 tidak terlalu positif dengan laba bersih terkoreksi 63% dari…

Laba Bersih BULL Melesat Tajam 109,72%

NERACA Jakarta – Di kuartal pertama 2018, PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL) mencatatkan pertumbuhan laba bersih sebesar 109,72% menjadi…

Indo Straits Incar Pendapatan US$ 20,91 Juta

NERACA Jakarta – Tahun ini, PT Indo Straits Tbk (PTIS) menargetkan total pendapatan sebesar US$ 20,91 juta. Operations Director PT…